KALTIMPOST.ID, KUPANG – Aktivitas gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) masih berlanjut. Gempa susulan kembali mengguncang wilayah sekitar Ruteng, Kabupaten Manggarai, Minggu (16/8/2026) siang.
Berdasarkan catatan terbaru Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 13.51.48 WIB dengan magnitudo 5,5. Pusat gempa berada di laut, sekitar 77 kilometer timur laut Ruteng-Manggarai.
Gempa tersebut tergolong dangkal karena berada pada kedalaman 10 kilometer. Lokasi episentrum tercatat pada koordinat 7,94 derajat Lintang Selatan dan 120,65 derajat Bujur Timur.
Baca Juga: Gempa Susulan NTT Masih Tinggi, BMKG: Aktivitas Bisa Berlangsung 2-3 Minggu
BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan. Informasi awal terkait gempa dapat mengalami perubahan setelah proses pengolahan data dan verifikasi selesai.
Gempa ini terjadi di tengah rangkaian aktivitas seismik yang masih berlangsung setelah gempa utama yang mengguncang Flores dan wilayah NTT sehari sebelumnya. BMKG sebelumnya mencatat ratusan aktivitas gempa susulan pascagempa utama.
Kondisi tersebut membuat masyarakat di wilayah terdampak diminta tidak lengah. Terlebih, sejumlah bangunan telah mengalami kerusakan akibat gempa utama sehingga getaran susulan berpotensi memperparah kondisi bangunan yang sudah rapuh.
Dalam catatan BMKG, kawasan sekitar Ruteng dan Manggarai memang kembali mengalami sejumlah aktivitas gempa pada Minggu. Sebelumnya, gempa M5,2 juga tercatat pada pukul 06.12.54 WIB dengan pusat 83 kilometer timur laut Manggarai Timur dan kedalaman 10 kilometer.
Baca Juga: Sebaran Pengungsi Gempa M7,7 NTT: Sikka Terbanyak 3.356 Jiwa
Masyarakat yang berada di sekitar bangunan retak atau rusak diimbau mencari lokasi yang lebih aman. Warga juga diminta mengikuti informasi resmi BMKG dan pemerintah daerah selama proses penanganan bencana berlangsung.
Editor : Uways Alqadrie