Upacara tersebut digelar di lokasi yang sebelumnya menjadi markas kelompok bersenjata. Lucky turun langsung ke lokasi sebelum memimpin jalannya upacara. Kehadirannya sekaligus menandai aktivitas TNI di wilayah yang memiliki dinamika keamanan tinggi tersebut.
Lucky mengatakan dirinya datang langsung ke lokasi setelah mendapat informasi bahwa tempat tersebut baru saja dikuasai. Ia kemudian mengambil peran sebagai inspektur upacara peringatan detik-detik Proklamasi.
Baca Juga: Jejak Karier Mayjen TNI Rudy Saladin: Dari Ajudan Jokowi hingga Pangdam V Brawijaya
Perjalanan Lucky menuju posisi strategis di lingkungan TNI berlangsung panjang. Lulusan Akademi Militer 1996 itu mengawali karier dari lingkungan Korps Baret Merah Kopassus.
Sejumlah jabatan pernah diembannya, mulai dari posisi komandan hingga staf strategis. Ia antara lain pernah dipercaya memimpin satuan di lingkungan Kopassus, Yonif 400/Raider, Yonif 500/Raider, serta Kodim 0829/Bangkalan.
Kariernya kemudian berkembang ke sejumlah posisi strategis di lingkungan TNI AD. Lucky juga pernah menjabat sebagai Danrindam XII/Tanjungpura, Danrindam XVIII/Kasuari, serta menduduki posisi staf di lingkungan Kodam dan Kopassus.
Pengalaman di wilayah timur Indonesia menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan militernya. Lucky sebelumnya dipercaya sebagai Pangkoops Habema dan kemudian menjadi Pangdam XXIV/Mandala Trikora.
Pada Maret 2026, Lucky mendapat promosi menjadi Pangkogabwilhan III dengan pangkat Letjen TNI. Jabatan tersebut menempatkannya sebagai salah satu perwira tinggi yang memiliki tanggung jawab strategis terhadap wilayah pertahanan Indonesia bagian timur.
Deretan Pendidikan dan Penghargaan
Selain pengalaman komando, Lucky juga dikenal memiliki rekam pendidikan yang kuat. Ia merupakan lulusan Akademi Militer 1996 dan tercatat meraih penghargaan Adhi Makayasa sebagai lulusan terbaik.
Baca Juga: Amran Bersih-bersih Kementan: 14 Pejabat Dicopot, Ini Daftar Puluhan Pejabat yang Baru Dilantik
Lucky melanjutkan pendidikan militer melalui sejumlah kursus dan sekolah pengembangan perwira, termasuk pendidikan di Seskoad dan Sesko TNI.
Prestasi akademiknya kembali terlihat ketika ia meraih penghargaan sebagai lulusan terbaik pada pendidikan Seskoad serta memperoleh penghargaan Wira Adhi Nugraha dari Sesko TNI.
Ia juga menyelesaikan pendidikan Lemhannas dan memperoleh penghargaan sebagai peserta terbaik dalam program pendidikan yang diikutinya.
Pernah Bertugas di Luar Negeri
Pengalaman Lucky tidak hanya berlangsung di dalam negeri. Ia juga pernah menjalankan penugasan internasional.
Salah satunya ketika ditugaskan sebagai Military Observer dalam misi perdamaian PBB di Republik Demokratik Kongo. Ia juga pernah terlibat dalam penugasan sebagai bagian dari Satgas Indonesia untuk misi UNIFIL di Lebanon.
Pengalaman tersebut menambah panjang rekam jejak Lucky sebelum akhirnya dipercaya menduduki jabatan bintang tiga sebagai Pangkogabwilhan III.
Baca Juga: 10 Merek Tertua di Indonesia yang Masih Bertahan hingga 2026, Ada yang Berusia 144 Tahun
Kini, namanya kembali menjadi perhatian setelah memimpin langsung upacara HUT ke-81 RI di Ugimba, Intan Jaya. Momen tersebut memperlihatkan salah satu sisi penting perjalanan kariernya: dari perwira Kopassus hingga menjadi jenderal yang memegang komando pertahanan wilayah Indonesia bagian timur.
Editor : Uways Alqadrie