Listyo Sigit Titip Pesan kepada Calon Kapolri! Ini Hitungan Usia Pensiun dan Masa Jabatan

Uways Alqadrie • Dipublikasikan Sabtu, 22 Agustus 2026 | 10:22 WIB
Grafis istimewa
Grafis istimewa

KALTIMPOST.ID, JAKARTA- Jenderal Listyo Sigit Prabowo memasuki fase penting dalam perjalanan kepemimpinannya sebagai Kapolri. Setelah memimpin Korps Bhayangkara sejak Januari 2021, Listyo kini mulai berbicara mengenai keberlanjutan programnya kepada calon Kapolri berikutnya.

Salah satu pesan yang disampaikan Listyo berkaitan dengan Desk Ketenagakerjaan Polri. Ia meminta layanan tersebut tetap dipertahankan dan bekerja optimal untuk mengawal kepentingan serta kesejahteraan buruh.

Pesan itu disampaikan Listyo saat meresmikan gedung Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di Surabaya, Jumat (21/8/2026).

Baca Juga: LHKPN Terakhir Fadil Imran Rp7,32 Miliar, Kini Jadi Komisaris MIND ID dengan Honor hingga Rp131 Juta

Listyo mengungkapkan bahwa dirinya telah menyampaikan pesan tersebut kepada calon-calon Kapolri.

Menurut dia, pergantian pucuk pimpinan Polri tidak seharusnya membuat komitmen terhadap pekerja ikut berubah. “Karena ini juga menjadi bagian dari untuk terus menjaga komitmen yang sudah terbangun,” ujar Listyo.

Pesan untuk Kapolri Berikutnya

Listyo secara khusus meminta calon Kapolri berikutnya memastikan Desk Ketenagakerjaan tetap berjalan.

Layanan tersebut menjadi wadah untuk menangani persoalan pekerja, mulai dari konsultasi dan pengaduan hingga mediasi sengketa serta penegakan hukum dalam perkara ketenagakerjaan.

Listyo menilai keberadaan desk tersebut sudah memberikan hasil. Sejumlah persoalan hubungan industrial yang sebelumnya berlangsung lama dapat diselesaikan lebih cepat.

Polri juga pernah memfasilitasi pekerja yang terkena PHK agar mendapat kesempatan kembali bekerja. Karena itu, Listyo ingin program tersebut tidak berhenti ketika dirinya tidak lagi memimpin Polri.

Kapan Listyo Sigit Pensiun?

Listyo Sigit lahir di Ambon pada 5 Mei 1969 dan dilantik menjadi Kapolri pada 27 Januari 2021. Data profil resmi Polri mencatat perjalanan kariernya dari Kapolres Pati, Kapolresta Surakarta, ajudan Presiden, Kapolda Banten, Kadiv Propam, hingga Kabareskrim sebelum menjadi Kapolri.

Baca Juga: Bursa Calon Kapolri 2026 Menghangat: Daftar 10 Komjen yang Berpeluang Gantikan Listyo Sigit Prabowo

Perhitungan masa pensiunnya kini menarik perhatian karena UU Nomor 5 Tahun 2026 tentang Perubahan Ketiga UU Polri telah mengubah ketentuan usia pensiun.

UU tersebut menetapkan perwira pertama, perwira menengah dan perwira tinggi memiliki batas usia pensiun paling tinggi 60 tahun. Khusus perwira tinggi bintang empat, masa dinas dapat diperpanjang maksimal satu tahun berdasarkan kebutuhan yang ditetapkan melalui Keputusan Presiden.

Namun, terdapat ketentuan peralihan. Anggota Polri yang berusia 57 tahun ketika UU tersebut mulai berlaku mendapat perpanjangan hingga usia 59 tahun. UU Nomor 5 Tahun 2026 mulai berlaku pada 17 Juni 2026.

Dengan tanggal lahir 5 Mei 1969, secara hitungan berdasarkan ketentuan peralihan, Listyo berpotensi memasuki masa pensiun pada usia 59 tahun, sekitar 5 Mei 2028.

Namun, karena Listyo merupakan perwira tinggi bintang empat, terdapat ruang perpanjangan maksimal satu tahun berdasarkan Keputusan Presiden. Jika perpanjangan tersebut diberikan, masa dinasnya secara teoritis dapat berlangsung hingga sekitar 2029.

Artinya, pergantian Kapolri dapat menjadi salah satu agenda penting sebelum atau sekitar periode tersebut. Penentuan siapa penggantinya tetap merupakan kewenangan Presiden sesuai mekanisme yang berlaku.

Empat Wakapolri Mendampingi Listyo

Selama menjadi Kapolri, Listyo Sigit telah bekerja bersama empat Wakapolri.

1. Komjen Gatot Eddy Pramono

Gatot menjadi Wakapolri pada periode awal kepemimpinan Listyo. Ia kemudian memasuki masa purna tugas pada 2023.

Baca Juga: Mutasi Polri Agustus 2026: Profil Kombes Sarly Sollu: Eks Dansat Brimob Polda Kaltara, Kini ke Mabes

2. Komjen Agus Andrianto

Agus menggantikan Gatot pada Juli 2023. Polri mencatat Agus mendampingi Listyo selama sekitar satu tahun empat bulan sebelum kemudian mendapat penugasan sebagai Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

3. Komjen Ahmad Dofiri

Ahmad Dofiri dilantik menjadi Wakapolri pada November 2024 untuk menggantikan Agus Andrianto.

4. Komjen Dedi Prasetyo

Dedi Prasetyo kemudian ditunjuk sebagai Wakapolri pada Agustus 2025 menggantikan Dofiri. Pelantikannya berlangsung pada 16 Agustus 2025.

Dengan demikian, empat Wakapolri telah tercatat mendampingi Listyo Sigit selama periode kepemimpinannya sebagai Kapolri, yakni Gatot Eddy Pramono, Agus Andrianto, Ahmad Dofiri dan Dedi Prasetyo.

Siap Turun Demo Setelah Pensiun

Menariknya, Listyo tidak hanya menitipkan program kepada calon Kapolri. Ia juga mengungkapkan apa yang akan dilakukan setelah pensiun.

Jika Desk Ketenagakerjaan Polri tidak berjalan optimal setelah dirinya tidak lagi menjabat, Listyo mengatakan siap turun bersama buruh untuk melakukan demonstrasi.

Baca Juga: Mutasi Polri Juli 2026: 26 Brigjen Pol Bergeser, Ini Daftar Nama dan Jabatan Barunya

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa perhatian Listyo terhadap isu ketenagakerjaan ingin tetap dilanjutkan bahkan setelah dirinya meninggalkan kursi Kapolri.

“Saya akan turun memimpin demo,” tegasnya. Bagi Listyo, pergantian Kapolri bukan alasan untuk menghentikan program yang dinilai bermanfaat bagi pekerja.

Editor : Uways Alqadrie
kapan Kapolri pensiun Calon Kapolri Baru mutasi polri 2026 jenderal listyo sigit prabowo Mutasi Polri terbaru