Kabut Asap Selimuti Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru, 10 Penerbangan Terganggu

Thomas Priyandoko • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:31 WIB
Suasana ruang tunggu Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru. (Foto; Dok/Radar Banjarmasin-Kaltim Post Group)
Suasana ruang tunggu Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru. (Foto; Dok/Radar Banjarmasin-Kaltim Post Group)
 

 

 

BANJARBARU, KALTIM POST - Kabut asap kembali mengganggu operasional penerbangan di Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Rabu (26/8/2026) pagi. 


Kondisi tersebut terjadi setelah jarak pandang di kawasan bandara turun drastis hingga mencapai 200 meter akibat diselimuti kabut.


General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana, mengatakan kondisi cuaca pada awal pagi masih cukup cerah. 


Baca Juga: Demo di DPR 27 Agustus, Apa Tuntutan Massa?


Berdasarkan hasil inspeksi sekitar pukul 06.00 WITA, jarak pandang mencapai 1.500 meter sehingga dua penerbangan pertama dapat lepas landas tanpa kendala.


Namun, kondisi berubah pada pukul 06.30 hingga 08.30 WITA. Kabut asap semakin tebal dan menyelimuti kawasan landasan sehingga jarak pandang menurun tajam.


"Kondisi memburuk dari setengah tujuh sampai jam setengah sembilan. Kabut asap semakin tebal, bahkan ada masanya jarak pandang sempat menyusut hingga 200 meter," ujar Stephanus, Rabu (26/8).


Baca Juga: Danau Jempang Berubah Jadi Daratan, Aktivitas Warga Terhambat


Satu Penerbangan Dialihkan ke Surabaya

Akibat kondisi tersebut, sebanyak 10 penerbangan terdampak, terdiri atas enam penerbangan keberangkatan dan empat penerbangan kedatangan. Satu penerbangan kedatangan bahkan terpaksa dialihkan (divert) ke Surabaya demi alasan keselamatan.


Stephanus mengatakan penumpukan penumpang di ruang tunggu dapat dihindari karena mayoritas penerbangan terdampak terjadi pada jam sibuk antara pukul 06.00 hingga 07.00 WITA.


Saat kondisi jarak pandang memburuk, penumpang dari enam penerbangan keberangkatan telah menjalani proses boarding dan berada di dalam kabin pesawat. Mereka kemudian menunggu hingga kondisi memungkinkan untuk penerbangan dilanjutkan.


Baca Juga: Biarkan Lahan Terbakar Berulang! Kemenhut Bekukan Izin Usaha Perusahaan di Kalimantan


"Jadi penumpang menunggu di dalam pesawat. Per jam 09.00 WITA sudah tidak ada penumpukan di boarding lounge. Pada pukul 09.44 WITA, situasi mulai terurai dan penerbangan kembali berlangsung secara bertahap," jelasnya.


Kabut Asap Sempat Masuk ke Gedung Terminal

Kabut asap tidak hanya mengganggu jarak pandang di landasan pacu, tetapi juga sempat masuk ke dalam gedung terminal melalui celah bangunan.


Untuk mengurangi dampak paparan asap, pengelola bandara mengaktifkan exhaust fan serta membagikan masker secara gratis kepada penumpang yang belum mengenakannya. Langkah tersebut dilakukan bekerja sama dengan Balai Karantina Kesehatan (BKK).


Baca Juga: Dulu Andalkan Air Sungai saat Kemarau, Warga Lamaru Balikpapan Kini Nikmati Sumur Bor Bantuan TNI


"Kami mengaktifkan exhauster untuk membuang udara keluar dan membagikan masker gratis kepada para penumpang yang belum memakai masker, bekerja sama dengan Balai Karantina Kesehatan (BKK) untuk mengurangi dampak paparan asap," tambah Stephanus.


Gangguan penerbangan akibat kabut asap ini menjadi kejadian ketiga dalam kurun waktu satu bulan terakhir di Bandara Syamsudin Noor.


Meski sempat terganggu, seluruh penerbangan yang tertahan telah kembali diberangkatkan. Operasional bandara pun berangsur normal.


Baca Juga: Dua Karhutla Muncul di Barong Tongkok, Kapolres Kubar Pimpin Langsung Pemadaman


"Saat ini seluruh penerbangan yang sempat tertahan telah lepas landas dan operasional bandara kembali berjalan normal," imbuhnya.

 

Editor : Thomas Priyandoko
karhutla kalimantan bandara syamsudin noor banjarbaru gangguan akibat karhutla