Heboh! Dokter Obgyn Diduga Kirim DM Mesum, Ini yang Terjadi Setelahnya

Dwi Puspitarini • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 11:36 WIB
Ilustrasi. dugaan dokter obgyn diduga kirim DM seksual kepada wanita di Instagram setelah unggahan dan tangkapan layar percakapan beredar di media sosial. (IST)
Ilustrasi. dugaan dokter obgyn diduga kirim DM seksual kepada wanita di Instagram setelah unggahan dan tangkapan layar percakapan beredar di media sosial. (IST)

KALTIMPOST.ID - Kasus dokter obgyn diduga kirim DM seksual kepada seorang wanita menjadi perbincangan di media sosial. Dugaan tersebut mencuat setelah seorang pengguna Threads berinisial L membagikan pengalaman yang menurutnya tidak menyenangkan.

Melalui unggahannya, L menyebut dokter obgyn diduga kirim DM seksual melalui Instagram. Ia kemudian membagikan tangkapan layar percakapan yang disebut berasal dari akun Instagram seorang dokter spesialis obstetri dan ginekologi.

Unggahan tersebut mendapat perhatian karena pesan yang diterima L dinilai bernada seksual. Selain isi pesan, respons akun yang disebut sebagai milik dokter tersebut setelah kejadian juga menjadi bagian yang dipertanyakan oleh korban.

Baca Juga: Kode Redeem Free Fire 3 September 2026: Segera Klaim Skin M1887 dan Diamond Gratis

Unggahan Korban Membuka Dugaan DM dari Dokter Obgyn

Awalnya, L menyampaikan pengalamannya melalui Threads. Ia bahkan secara terbuka bertanya kepada pengguna lain apakah dirinya boleh mengangkat dugaan tersebut ke publik.

"Guys pengen viralin dokter obgyn caboel boleh gk?," tulis pemilik akun Threads berinisial L, dikutip Kamis, 3 September 2026, dilansir dari Viva.

Setelah itu, L mengunggah tangkapan layar percakapan yang disebut dikirim pada 12 Februari lalu. Pesan tersebut menyinggung bagian tubuh L dan diduga berasal dari akun Instagram seorang dokter obgyn.

"Nenxxnya bagus. Minta nomornya beb," demikian isi pesan yang dibagikan L.

Dugaan dokter obgyn diduga kirim DM seksual itu kemudian semakin ramai setelah L mengatakan bahwa dirinya tidak hanya menerima satu pesan. Ia mengaku kembali memperoleh pesan serupa pada waktu lain.

Perhatian L tidak hanya tertuju pada isi pesan. Ia juga mempertanyakan tindakan akun yang disebut sebagai milik dokter tersebut setelah percakapan itu diketahui.

Menurut L, apabila dokter yang bersangkutan merasa tidak pernah mengirim pesan tersebut, semestinya terdapat penjelasan mengenai kemungkinan akun diretas. Namun, L mengaku justru diblokir dan kemudian melihat akun Instagram tersebut ditutup.

"Kalo memang dia tidak merasa dengan chat ini mungkin dia klarifikasi bahwa accnya dihack. Kalo semisal malah nge blokir aku bahkan sampai tutup acc berarti apa," tulis korban.

Sikap tersebut menjadi salah satu alasan L mempertanyakan siapa sebenarnya pengirim pesan yang ia terima. Meski demikian, dugaan tersebut tetap merupakan klaim dari pihak yang mengunggah cerita dan belum dapat menjadi kesimpulan mengenai pihak yang bertanggung jawab atas pesan tersebut.

Baca Juga: PPPK Penuh Waktu Mau Naik Gaji Berkala? Cek Dokumen yang Harus Disiapkan Sebelum Mengajukan

Korban Ungkap Sering Menerima DM Tak Pantas

Dalam unggahan lainnya, L mengatakan bahwa dirinya sebenarnya sudah cukup sering menerima pesan langsung yang menurutnya tidak pantas dari pengguna media sosial.

Namun, ia menilai situasinya berbeda ketika pesan tersebut diduga berasal dari akun asli seorang dokter. Hal itulah yang menurutnya membuat kejadian tersebut menjadi perhatian.

"Guys di sini aku bukan mau so soan atau gimana. Mungkin sebagian orang bakalan komentar 'ya wajar dikomen jorok toh pakaiannya seperti itu' ya aku sangat menghargai pendapat seperti itu dari sebagian kalian. Tapi ya tidak bisa dipungkiri memang badan aku bongsor sekali. Sebenarnya banyak juga kok yang dm dm aku lebih dari apa yan dokter ketik. Tapi sejauh ini baru kali ini aku dapet dm jorok dari akun real dan maaf dia seorang 'DOKTER OBGYN' kebayang tidak sama kalian?," tulis akun Threads tersebut awal pekan ini.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa persoalan yang disoroti L bukan semata-mata banyaknya pesan yang ia terima di media sosial. Ia menekankan identitas pengirim yang disebut sebagai dokter obgyn menjadi alasan dirinya merasa perlu membagikan pengalaman tersebut.

Dugaan Pelecehan Seksual di Media Sosial

Kasus dokter obgyn diduga kirim DM seksual ini kemudian menjadi viral setelah unggahan dan tangkapan layar percakapan dibagikan ke publik. Peristiwa tersebut memunculkan perbincangan mengenai batas kepantasan komunikasi di media sosial, terlebih ketika pihak yang disebut sebagai pengirim merupakan seorang profesional.

Hingga informasi dalam unggahan tersebut beredar, cerita mengenai dugaan DM itu masih berasal dari keterangan L dan tangkapan layar yang ia bagikan. Belum terdapat keterangan dari dokter yang disebut dalam unggahan tersebut mengenai tudingan yang beredar.

Karena itu, informasi mengenai dugaan tersebut perlu ditempatkan sebagai klaim yang masih memerlukan klarifikasi dari pihak terkait. Publik juga perlu berhati-hati dalam menarik kesimpulan sebelum terdapat penjelasan atau informasi yang dapat memverifikasi rangkaian kejadian tersebut.***

Editor : Dwi Puspitarini
Sumber : viva
DM seksual Heboh dokter obgyn dokter obgyn media sosial pelecehan seksual