BMKG Siap Laksanakan Rencana Penggabungan dengan Badan Geologi Sesuai Arahan Prabowo

Ilmidza • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 21:25 WIB
Presiden Prabowo Subianto (tangkapan layar/yotubesekretariatpresiden)
Presiden Prabowo Subianto (tangkapan layar/yotubesekretariatpresiden)

KALTIMPOST.ID, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan kesiapannya untuk mengikuti instruksi Presiden Prabowo Subianto mengenai wacana penggabungan lembaga tersebut dengan Badan Geologi Kementerian ESDM. Langkah integrasi ini dinilai berfokus pada penguatan efektivitas pelayanan publik serta efisiensi mitigasi bencana nasional.

​Sekretaris Utama BMKG Guswanto menyampaikan bahwa kedua lembaga selama ini telah menjalin kolaborasi erat sebagai mitra strategis, khususnya dalam penanganan ancaman bencana geofisika dan kebumian seperti gempabumi, gunung api, hingga tsunami.

​"Untuk penggabungan itu, BMKG mengikuti dan siap melaksanakan arahan Presiden ya, untuk meningkatkan efektivitas pelayanan publik dan mendukung upaya mitigasi ancaman bencana," tegas Guswanto di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (8/9/2026).

​"Kami memastikan kepada publik bahwa fungsi pemantauan, analisis, dan penyebaran informasi ancaman bencana berjalan operasional dan akan terus diperkuat oleh arahan Bapak Presiden," lanjut Guswanto.

​Rencana pengintegrasian ini berawal dari arahan Presiden Prabowo Subianto saat memimpin rapat penanganan bencana pada Senin (7/9/2026). Presiden menyoroti pentingnya penguatan sistem pemantauan kebencanaan yang lebih terpadu antarlembaga.

Poin-Poin Utama Wacana Penggabungan BMKG dan Badan Geologi:

Editor : Ilmidza
Presiden Prabowo