KALTIMPOST.ID, Ramadhan 2027 mulai banyak dicari umat Islam meski tahun Hijriah 1448 H baru saja dimulai. Bulan Ramadhan memang selalu dinantikan karena memiliki banyak keutamaan bagi umat Muslim.
Tanggal awal Ramadhan setiap tahun berubah jika dibandingkan dengan kalender Masehi. Hal ini terjadi karena kalender Hijriah mengikuti siklus Bulan, sedangkan kalender Masehi menggunakan peredaran Matahari.
Dalam satu tahun, kalender Hijriah memiliki sekitar 354 hari, sementara kalender Masehi mencapai sekitar 365 hari. Perbedaan inilah yang membuat Ramadhan datang sekitar 10-11 hari lebih awal setiap tahunnya.
Perkiraan 1 Ramadhan 1448 H
Mengacu pada Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) Muhammadiyah, 1 Ramadhan 1448 H diperkirakan jatuh pada Senin, 8 Februari 2027. Dengan demikian, malam pertama salat tarawih diperkirakan berlangsung pada Minggu malam, 7 Februari 2027.
KHGT disusun berdasarkan perhitungan astronomi atau hisab dan bertujuan menghasilkan kalender Islam yang dapat digunakan secara global.
Sementara itu, pemerintah Indonesia menentukan awal Ramadhan melalui sidang isbat yang digelar menjelang akhir bulan Syaban. Hasil resmi nantinya tetap menunggu keputusan Kementerian Agama.
Sampai 10 September 2026, kalender Hijriah Kementerian Agama untuk 2027 belum diterbitkan. Namun, perkiraan dapat melihat data posisi hilal dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Indonesia menggunakan kombinasi metode hisab dan rukyatul hilal dengan kriteria imkanur rukyat MABIMS. Hilal dinyatakan memenuhi syarat jika memiliki ketinggian minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat.
Data BMKG menunjukkan konjungsi Ramadhan 1448 H terjadi pada 6 Februari 2027 pukul 22.56.02 WIB. Pada waktu Matahari terbenam di Indonesia pada hari yang sama, ketinggian hilal masih berada di bawah ufuk, yakni sekitar -4,52 derajat di Jayapura hingga -3,22 derajat di Tua Pejat.
Karena posisi tersebut belum memenuhi kriteria, Syaban diperkirakan digenapkan menjadi 30 hari. Dengan perhitungan itu, 1 Ramadhan 1448 H diprediksi dimulai pada 8 Februari 2027.
Perkiraan Jadwal Libur Lebaran 2027
Jadwal resmi libur nasional dan cuti bersama Idul Fitri 2027 masih menunggu penerbitan SKB 3 Menteri. Hingga 10 September 2026, aturan tersebut belum ditetapkan.
Jika Lebaran diperkirakan jatuh pada Selasa, 9 Maret 2027, maka jadwal libur berdasarkan pola SKB 2026 adalah:
- Senin, 8 Maret 2027: Cuti bersama Idul Fitri 1448 H
- Selasa, 9 Maret 2027: Libur nasional Idul Fitri 1448 H
- Rabu, 10 Maret 2027: Cuti bersama Idul Fitri 1448 H
- Kamis, 11 Maret 2027: Cuti bersama Idul Fitri 1448 H
Tanggal tersebut masih berupa perkiraan dan dapat berubah setelah pemerintah menerbitkan SKB resmi.
Kalender Ramadhan 2027
Berikut perkiraan kalender Ramadhan 1448 H berdasarkan KHGT Muhammadiyah:
- 1 Ramadhan: Senin, 8 Februari 2027
- 2 Ramadhan: Selasa, 9 Februari 2027
- 3 Ramadhan: Rabu, 10 Februari 2027
- 4 Ramadhan: Kamis, 11 Februari 2027
- 5 Ramadhan: Jumat, 12 Februari 2027
- 6 Ramadhan: Sabtu, 13 Februari 2027
- 7 Ramadhan: Minggu, 14 Februari 2027
- 8 Ramadhan: Senin, 15 Februari 2027
- 9 Ramadhan: Selasa, 16 Februari 2027
- 10 Ramadhan: Rabu, 17 Februari 2027
- 11 Ramadhan: Kamis, 18 Februari 2027
- 12 Ramadhan: Jumat, 19 Februari 2027
- 13 Ramadhan: Sabtu, 20 Februari 2027
- 14 Ramadhan: Minggu, 21 Februari 2027
- 15 Ramadhan: Senin, 22 Februari 2027
- 16 Ramadhan: Selasa, 23 Februari 2027
- 17 Ramadhan: Rabu, 24 Februari 2027
- 18 Ramadhan: Kamis, 25 Februari 2027
- 19 Ramadhan: Jumat, 26 Februari 2027
- 20 Ramadhan: Sabtu, 27 Februari 2027
- 21 Ramadhan: Minggu, 28 Februari 2027
- 22 Ramadhan: Senin, 1 Maret 2027
- 23 Ramadhan: Selasa, 2 Maret 2027
- 24 Ramadhan: Rabu, 3 Maret 2027
- 25 Ramadhan: Kamis, 4 Maret 2027
- 26 Ramadhan: Jumat, 5 Maret 2027
- 27 Ramadhan: Sabtu, 6 Maret 2027
- 28 Ramadhan: Minggu, 7 Maret 2027
- 29 Ramadhan: Senin, 8 Maret 2027
Perlu dicatat, tanggal awal Ramadhan dan Idul Fitri untuk Indonesia tetap menunggu keputusan resmi pemerintah melalui sidang isbat.
Editor : Ilmidza