KALTIMPOST.ID, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengonfirmasi terkait rumor terkait jual-beli jabatan di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang beredar di media sosial.
Dalam pidatonya di acara Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Kemenkeu di Jakarta, Kamis (10/9), Purbaya menyoroti rumor yang mengeklaim dirinya menawarkan harga senilai Rp 100 miliar untuk jabatan tertentu.
Ia memastikan bahwa seluruh proses pengisian jabatan dilakukan secara transparan dan profesional.
“Saya bingung dari mana isu itu keluar. Tapi, itu rumor saja. Ini (jabatan di Kemenkeu) benar-benar berbasis professional,” kata Purbaya.
Ia pun menanyakan isu tersebut kepada Sekretaris Jenderal Kemenkeu, Robert Leonard Marbun.
“Saya tanya, beliau (Robert) bilang tidak ada, itu rumor saja. Jadi ini betul-betul professional-based,” ujarnya.
Purbaya lantas mengatakan sepanjang tahun ini Kemenkeu telah melakukan berbagai rotasi, mutasi, promosi, hingga pengisian jabatan di sejumlah unit.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan hal yang wajar dalam sebuah organisasi.
“Organisasi yang sehat tidak boleh statis, kita perlu melakukan penyegaran, kita perlu memberikan kesempatan kepada orang-orang yang baik untuk mengambil tanggung jawab yang lebih besar,” ucapnya.
Purbaya menjelaskan, proses pengisian jabatan di Kemenkeu melibatkan tim yang mengusulkan sejumlah nama calon pejabat.
Selanjutnya, Sekretaris Jenderal Kemenkeu akan melakukan penilaian terhadap calon yang diusulkan.
“Yang jelas, kita harus pertama menjaga integritas. Seperti yang saya katakan tadi, kalau saya kena terima uang, isu itu yang tadi Rp 100 miliar itu, pasti lapor dengan cepat. Untung saya enggak pernah terima. Apa sayangnya enggak pernah terima? Untung enggak pernah terima,” tandasnya.
Editor : Hernawati