KALTIMPOST.ID, Dari medan operasi, ruang komando, hingga lingkar pemerintahan, perjalanan karier Jenderal TNI (Purn) Muhammad Herindra terbentang di sejumlah posisi strategis.
Perwira yang tumbuh dari Korps Baret Merah tersebut kini memasuki panggung baru dengan memimpin Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) periode 2026–2030.
Herindra lahir di Magelang, Jawa Tengah, 30 November 1964. Lingkungan keluarga ikut membentuk pilihannya. Sang ayah, Letkol Inf (Purn) Drs Hudaya, merupakan seorang perwira militer.
Setelah menyelesaikan pendidikan di SD hingga SMA Negeri 1 Magelang, Herindra mengikuti jejak ayahnya dengan masuk Akademi Militer (Akmil).
Di Akmil, Herindra mencatat prestasi sebagai lulusan terbaik angkatan 1987 dan meraih penghargaan Adhi Makayasa Tri Sakti Wiratama.
Baca Juga: Purnawirawan Jenderal TNI Muhammad Herindra Resmi Pimpin PB ESI, dari Militer ke Dunia Esports
Selepas pendidikan, ia memilih kecabangan infanteri dan mengawali perjalanan militernya di Kopassus.
Kariernya kemudian diwarnai berbagai pendidikan militer dan komando, termasuk di The Military College of Vermont-Norwich University dan National Defense University di Amerika Serikat.
Ia juga mengikuti sejumlah pendidikan khusus, seperti Terjun Bebas, Suslapa I dan II, Seskoad, Susdanyon, Susdandim, Seskogab Malaysia, serta Lemhannas.
Pengalaman Herindra tidak hanya berlangsung di lingkungan satuan. Ia pernah menjalani berbagai operasi dan penugasan, termasuk di Timor Timur.
Saat menjadi Komandan Distrik Militer di Bengkalis, Riau, pada 2005, ia juga tercatat menangani persoalan pembalakan liar dan mengamankan 27 ton kayu ilegal.
Dari Kopassus, kariernya terus menanjak hingga menduduki jabatan Wakil Komandan Jenderal Kopassus pada 2013–2014 dan kemudian Komandan Jenderal Kopassus pada 2015–2016.
Setelah meninggalkan jabatan di Kopassus, Herindra dipercaya menempati sejumlah posisi penting di struktur TNI.
Ia menjadi Pangdam III/Siliwangi periode 2016–2017, kemudian Inspektur Jenderal TNI pada 2018–2020. Pada 2020, ia ditunjuk sebagai Kepala Staf Umum TNI.
Kariernya kemudian berlanjut ke pemerintahan ketika Herindra dipercaya menjadi Wakil Menteri Pertahanan pada Desember 2020, mendampingi Prabowo Subianto.
Baca Juga: 2 Eks Anak Buah Yaqut Akui Beli Rumah, Tanah, Ruko, hingga Fortuner Pakai Fee Percepatan Haji
Babak berikutnya membawa Herindra ke dunia intelijen. Pada 2024, ia ditunjuk sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) oleh Presiden ke-7 Joko Widodo.
Kini, pengalaman panjang tersebut bertambah dengan perannya sebagai Ketua Umum PB ESI. Ia dikukuhkan untuk masa bakti 2026–2030 di Jakarta, Selasa (15/9/2026).
Dalam posisi barunya, Herindra membawa agenda pembinaan atlet, penguatan ekosistem esports, pengembangan industri gim, serta penciptaan jalur prestasi dan karier yang lebih jelas bagi talenta esports Indonesia. (*)
Editor : Almasrifah