Jadwal Haji 2027 Resmi Terbit, Ini Tanggal Penting yang Perlu Dicatat Jemaah

Dwi Puspitarini • Dipublikasikan Senin, 19 Oktober 2026 | 09:23 WIB
Ilustrasi jamaah haji.
Ilustrasi. Jadwal haji 2027 resmi diterbitkan Kemenhaj, mencakup tanggal keberangkatan jemaah Indonesia, pelaksanaan wukuf di Arafah, hingga jadwal pemulangan ke Tanah Air.

KALTIMPOST.ID - Jadwal haji 2027 menjadi informasi penting bagi calon jemaah Indonesia yang bersiap menunaikan ibadah ke Tanah Suci. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) telah menerbitkan rencana perjalanan haji 1448 Hijriah/2027 Masehi, mulai dari keberangkatan, pelaksanaan ibadah di Arab Saudi, hingga kepulangan ke Tanah Air.

Dalam jadwal tersebut, jemaah haji Indonesia dijadwalkan mulai masuk asrama pada 10 April 2027. Sehari kemudian, pemberangkatan gelombang pertama menuju Madinah dimulai. Adapun rangkaian ibadah haji akan mencapai salah satu tahap terpenting pada 15 Mei 2027, saat jemaah melaksanakan wukuf di Arafah.

Rencana perjalanan haji itu tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Pelayanan Haji Nomor 26 Tahun 2026 tentang Rencana Perjalanan Haji Tahun 1448 Hijriah/2027 Masehi. Keputusan tersebut ditetapkan Direktur Jenderal Pelayanan Haji Ian Heryawan pada 29 September 2026.

Baca Juga: Gelombang Demo di Prancis Meluas, Ini Daftar Negara Eropa yang Ikut Ricuh

Dokumen yang diterima iNews.id pada Senin (19/10/2026) itu menjadi pedoman pergerakan jemaah, sejak keberangkatan dari Indonesia hingga kembali ke Tanah Air.

Jadwal Penting Haji 2027, dari Keberangkatan hingga Wukuf

Perjalanan jemaah haji Indonesia dibagi menjadi dua gelombang keberangkatan. Gelombang pertama berangkat dari Tanah Air menuju Madinah, sedangkan gelombang kedua menuju Jeddah.

Berikut jadwal lengkap perjalanan haji 1448 Hijriah/2027 Masehi berdasarkan Keputusan Dirjen Pelayanan Haji Nomor 26 Tahun 2026:

1.      10 April 2027 (3 Dzulqaidah 1448 H): Jemaah haji mulai masuk asrama haji.

2.      11 April 2027 (4 Dzulqaidah 1448 H): Awal pemberangkatan jemaah haji gelombang I dari Tanah Air ke Madinah.

3.      19 April 2027 (12 Dzulqaidah 1448 H): Awal pemberangkatan jemaah haji gelombang I dari Madinah ke Makkah.

4.      25 April 2027 (18 Dzulqaidah 1448 H): Akhir pemberangkatan jemaah haji gelombang I dari Tanah Air ke Madinah.

5.      26 April 2027 (19 Dzulqaidah 1448 H): Awal pemberangkatan jemaah haji gelombang II dari Tanah Air ke Jeddah.

6.      3 Mei 2027 (26 Dzulqaidah 1448 H): Akhir pemberangkatan jemaah haji gelombang I dari Madinah ke Makkah.

7.      10 Mei 2027 (4 Dzulhijjah 1448 H): Akhir pemberangkatan jemaah haji gelombang II dari Tanah Air ke Jeddah.

8.      10 Mei 2027 (4 Dzulhijjah 1448 H): Batas akhir kedatangan di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, pukul 24.00 waktu Arab Saudi.

9.      14 Mei 2027 (8 Dzulhijjah 1448 H): Pemberangkatan jemaah haji dari Makkah ke Arafah.

10.  15 Mei 2027 (9 Dzulhijjah 1448 H): Wukuf di Arafah.

11.  16 Mei 2027 (10 Dzulhijjah 1448 H): Iduladha 1448 Hijriah.

12.  17 Mei 2027 (11 Dzulhijjah 1448 H): Hari Tasyrik I.

13.  18 Mei 2027 (12 Dzulhijjah 1448 H): Hari Tasyrik II atau Nafar Awal.

14.  19 Mei 2027 (13 Dzulhijjah 1448 H): Hari Tasyrik III atau Nafar Tsani.

15.  21 Mei 2027 (15 Dzulhijjah 1448 H): Awal pemulangan jemaah haji gelombang I dari Makkah melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, ke Tanah Air.

16.  21 Mei 2027 (15 Dzulhijjah 1448 H): Awal kedatangan jemaah haji gelombang I di Tanah Air.

17.  27 Mei 2027 (21 Dzulhijjah 1448 H): Awal pemberangkatan jemaah haji gelombang II dari Makkah ke Madinah.

18.  4 Juni 2027 (29 Dzulhijjah 1448 H): Akhir pemulangan jemaah haji gelombang I dari Jeddah ke Tanah Air.

19.  5 Juni 2027 (30 Dzulhijjah 1448 H): Awal pemulangan jemaah haji gelombang II dari Madinah melalui Bandara Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz, Madinah, ke Tanah Air.

20.  5 Juni 2027 (30 Dzulhijjah 1448 H): Awal kedatangan jemaah haji gelombang II di Tanah Air.

21.  6 Juni 2027 (1 Muharram 1449 H): Tahun Baru Hijriah 1449.

22.  11 Juni 2027 (6 Muharram 1449 H): Akhir pemberangkatan jemaah haji gelombang II dari Makkah ke Madinah.

23.  19 Juni 2027 (14 Muharram 1449 H): Akhir pemulangan jemaah haji gelombang II dari Madinah melalui Bandara Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz, Madinah, ke Tanah Air.

24.  20 Juni 2027 (15 Muharram 1449 H): Akhir kedatangan jemaah haji gelombang II di Tanah Air.

Baca Juga: Kabut Asap Karhutla Menjalar ke Indonesia Timur, Ini Daftar Bandara Terdampak

Kapan Wukuf dan Iduladha 2027?

Jadwal haji 2027 juga mencantumkan sejumlah tanggal penting dalam pelaksanaan ibadah di Tanah Suci. Jemaah dijadwalkan berangkat dari Makkah menuju Arafah pada 14 Mei 2027.

Sehari setelahnya, tepatnya 15 Mei 2027, jemaah melaksanakan wukuf di Arafah. Sementara itu, Iduladha 1448 Hijriah dalam rencana perjalanan tersebut tercantum pada 16 Mei 2027.

Rangkaian Hari Tasyrik berlangsung pada 17-19 Mei 2027. Hari Tasyrik II bertepatan dengan Nafar Awal, sedangkan Hari Tasyrik III bertepatan dengan Nafar Tsani.

Tanggal-tanggal tersebut tercantum dalam rencana perjalanan yang diterbitkan Kemenhaj. Pelaksanaannya tetap perlu memperhatikan ketentuan resmi pemerintah Arab Saudi apabila terdapat perubahan penanggalan Hijriah.

Jadwal Pemulangan Jemaah Haji 2027

Setelah menyelesaikan rangkaian ibadah, jemaah haji Indonesia dijadwalkan kembali ke Tanah Air melalui dua jalur pemulangan.

Gelombang pertama mulai dipulangkan dari Makkah melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz di Jeddah pada 21 Mei 2027. Pemulangan gelombang ini dijadwalkan berakhir pada 4 Juni 2027.

Sementara itu, pemulangan gelombang kedua dimulai pada 5 Juni 2027 dari Madinah melalui Bandara Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz. Kedatangan terakhir jemaah gelombang kedua di Indonesia dijadwalkan pada 20 Juni 2027.

Dengan jadwal tersebut, masa operasional pemulangan jemaah berlangsung selama 30 hari. Periode ini dibagi menjadi 15 hari untuk gelombang pertama dan 15 hari untuk gelombang kedua.

Baca Juga: STNK Hilang dan Pajak Nunggak 5 Tahun, Berapa Biaya yang Harus Diurus Pemilik Kendaraan?

Rincian Masa Operasional Haji 2027

Selain jadwal keberangkatan dan kepulangan, Kemenhaj menetapkan pembagian masa operasional penyelenggaraan haji sebagai berikut:

1. Masa Operasional Pemberangkatan (Total 30 Hari)

a. Gelombang I, dari Tanah Air ke Madinah: 15 hari.

b. Gelombang II, dari Tanah Air ke Jeddah: 15 hari.

2. Masa Operasional Pemulangan (Total 30 Hari)

a. Gelombang I, dari Jeddah ke Tanah Air: 15 hari.

b. Gelombang II, dari Madinah ke Tanah Air: 15 hari.

3. Masa Tinggal Jemaah Haji

Rata-rata masa tinggal jemaah haji di Arab Saudi diperkirakan berlangsung selama 38-40 hari.

Kemenhaj Antisipasi Perubahan Jadwal dari Arab Saudi

Kemenhaj juga mengantisipasi kemungkinan perubahan tanggal Hijriah atau jadwal penyelenggaraan ibadah haji yang ditetapkan pemerintah Arab Saudi.

Ketentuan tersebut tercantum dalam diktum keempat Keputusan Dirjen Pelayanan Haji Nomor 26 Tahun 2026.

“Dalam hal terdapat perubahan penetapan tanggal hijriah dan/atau jadwal penyelenggaraan Ibadah Haji oleh Pemerintah Kerajaan Arab Saudi yang berpengaruh terhadap rencana perjalanan haji sebagaimana dimaksud dalam Diktum KEDUA, Menteri dapat mendelegasikan kewenangan kepada Direktur Jenderal Pelayanan Haji untuk menetapkan rencana perjalanan haji,” bunyi diktum keempat dalam keputusan itu.

Kutipan tersebut bersumber dari Keputusan Direktur Jenderal Pelayanan Haji Nomor 26 Tahun 2026 tentang Rencana Perjalanan Haji Tahun 1448 Hijriah/2027 Masehi, sebagaimana dikutip dalam laporan iNews.id.

Dengan adanya rencana perjalanan ini, calon jemaah dapat mulai mencermati tahapan keberangkatan, jadwal puncak ibadah, dan periode kepulangan. Meski demikian, jemaah tetap perlu mengikuti informasi terbaru dari Kemenhaj terkait pelaksanaan haji 2027.***

Editor : Dwi Puspitarini
Jadwal haji 2027 Jadwal keberangkatan haji 2027 Rencana perjalanan haji 1448 H Jadwal wukuf 2027 kementerian haji dan umrah