Cabor Menembak Uji Coba di Jakarta, Fokus pada Hasil Latihan Atlet
Oktavia Megaria• Senin, 15 Juli 2024 | 19:44 WIB
WADAH EVALUASI : Kaltim bakal uji kemampuan lewat kejuaraan menembak Perbakin Anniversarry, 16-24 Juli di Jakarta. (Foto: Anggi/KP)
KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Tim menembak Kalimantan Timur (Kaltim) akan bertolak ke Jakarta pada Selasa (16/7) siang untuk mengikuti Kejuaraan Menembak Perbakin Anniversarry yang berlangsung dari 16 hingga 24 Juli.
Kejuaraan ini menjadi ajang uji coba bagi para atlet menembak se-Indonesia sebelum berlaga di PON XXI/2024 di Aceh dan Sumatera Utara.
Pelatih Menembak Kaltim, Ahmad Nur Said, menyatakan bahwa timnya sudah sangat siap untuk berkompetisi.
"Kami berangkat dengan tim lengkap, semua atlet dan ofisial akan berangkat," ujar Said.
Optimisme ini didapatkan melalui persiapan dan latihan intensif selama Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda). Para atlet telah menjalani program latihan secara maksimal di bawah bimbingan tim pelatih.
Namun, Said mengakui adanya kendala terkait banyaknya nomor tanding dan penggunaan beberapa venue.
Minimnya tenaga ofisial membuat pendampingan atlet kurang maksimal, sehingga beberapa atlet harus bertanding secara mandiri atau saling mendampingi sesama atlet.
"Mengingat kami kekurangan tenaga ofisial, beberapa atlet akan bertanding secara mandiri atau saling mendampingi sesama atlet," tambah Said.
Perkembangan teknis dan mental para atlet menembak Kaltim juga menunjukkan peningkatan berkat ketekunan mereka dalam Pelatda yang telah berlangsung sejak Maret lalu.
Try out ini diwajibkan bagi seluruh Pengprov dan atlet yang akan turun di PON XXI, karena regulasi baru PON akan diuji coba dalam kejuaraan ini.
Selain itu, kepanitiaan PB PON yang akan bertugas juga akan menjalani simulasi dengan 50 nomor tanding yang dimainkan.
Meski tanpa target khusus dalam kejuaraan ini, Said menegaskan bahwa fokus utama adalah agar atlet dapat menerapkan hasil latihan mereka sesuai dengan periodisasi yang telah direncanakan. Target utama tetap berada pada PON XXI.
"Kami tidak menetapkan target khusus di sini, karena fokus kami adalah agar atlet dapat menerapkan hasil latihan selama Pelatda. Target utama kami ada di PON," tutup Said.(*)