Kejuaraan Bulutangkis Bayan Open 400 2024 kembali digelar tahun ini. Memasuki seri ketiganya, ajang ini menghadirkan pebulutangkis legendaris Indonesia, yakni ganda putra berjuluk The Daddies.
KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Pasangan Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan turut memeriahkan gelaran Bayan Open kali ini. Pada pembukaan yang berlangsung di BSCC Dome, Senin (29/7), keduanya memberikan pengarahan melalui sesi coaching clinic.
Para peserta tampak antusias mengajukan satu demi satu pertanyaan kepada duo The Daddies ini. Mereka tidak ingin melewatkan kesempatan emas untuk bertanya tentang teknik dasar seperti cara service yang benar, teknik backhand yang sesuai aturan, hingga smash kilat khas Mohammad Ahsan.
Selain itu, Ahsan dan Hendra juga mengisi pertandingan eksibisi. Dalam pertandingan tersebut, Ahsan berpasangan dengan Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, sementara Hendra Setiawan berduet dengan Kepala Staf Ahli (Kapoksahli) Kodam VI/Mulawarman Brigjen TNI Yuswandi.
Mereka juga menghadapi duel dengan para pemain muda, pasangan Sabar Karyaman Gutama dan Muhammad Reza Pahlevi Isfahani, yang tengah berada di puncak karier setelah menjuarai Spain Masters 2024.
Dalam sesi wawancara khusus dengan Kaltim Post, The Daddies mengaku senang bisa datang ke Kaltim, khususnya kejuaraan Bayan Open. Semangat para atlet muda terlihat jelas selama sesi coaching clinic berlangsung.
Hendra Setiawan, yang akrab disapa Koh Hendra, mengaku antusiasme kali ini lebih tinggi dibandingkan tahun lalu.
"Sejak awal masuk, saya sudah melihat lebih banyak peserta. Ini bagus untuk pembinaan bibit-bibit muda," ujarnya.
Hendra juga menilai, Kaltim memiliki atlet-atlet berpotensi. Namun, mereka perlu bekerja lebih keras karena persaingan di tingkat nasional masih cukup berat, terutama dengan dominasi klub-klub besar di Pulau Jawa.
Meski begitu, Hendra yakin Kaltim punya peluang jika para atlet tekun berlatih. Bahkan, tidak menutup kemungkinan mereka bisa mengalahkan pebulutangkis top nasional dan masuk ke pelatnas.
"Harapannya, dari Kaltim ini bisa ada lebih banyak bibit pemain muda, dan semoga ke depannya mereka bisa menjadi juara nasional hingga internasional," tambahnya.
Senada dengan Hendra, Mohammad Ahsan juga senang diundang ke ajang Bayan Open. Ia melihat animo yang tinggi, terutama dari atlet-anak yang sangat bersemangat.
"Semoga dengan kedatangan kami ke sini, mereka semakin termotivasi," harapnya.
Ditanya soal peluang atlet Kaltim di tingkat yang lebih tinggi, Ahsan berpesan agar para atlet bersiap mulai dari sekarang dan bekerja keras. Ia juga meminta dukungan dari orang tua dan pemerintah daerah untuk memberikan support kepada atlet lokal.
"Jika anak-anak semangat tetapi tidak ada dukungan dari banyak pihak, ini akan berat buat mereka melangkah lebih jauh. Saya berharap mereka berkembang dengan baik di sini, bisa bersaing di level nasional, masuk pelatnas, dan menjadi juara dunia serta olimpiade," tutup Ahsan.
Editor : Thomas Dwi Priyandoko