Pelatih tinju dari Camp Mulawarman Fahrudi mengaku senang dengan prestasi yang didapat petinjunya. Meski dirinya sedikit kecewa lantaran ada beberapa hal non teknis yang dialami atletnya di final.
“Harusnya emasnya bisa lebih dari dua, tapi tidak masalah karena dua emas saja kami bersyukur,” ungkap dia.
Fahrudi menuturkan, selama ini Camp Mulawarman berupaya untuk melakukan pembinaan atlet lokal Kukar. Dia berharap, dari campur tersebut akan lahir petinju potensial di masa yang akan datang
“Kita welcome bagi siapapun yang punya keinginan untuk jadi petinju. Yang penting serius,” papar dia.
Adapun dua medali emas diraih oleh Lukas Imun dari kelas 54 kilogram putra dan Queens Angels Lumempouw di kelas 50 kilogram putri. Satu perak diraih Dhevint Hosea Rayhan di kelas 67 kilogram putra.
Sedangkan dua perunggu dipersembahkan oleh Sendy Fahry kelas 51 kilogram putra dan Putri Nadya dari kelas 48 kilogram putri.
Editor : Uways Alqadrie