Disporapar Balikpapan Gencarkan Sosialisasi Agar Masyarakt Gemar Olahraga
Oktavia Megaria• Jumat, 23 Agustus 2024 | 06:00 WIB
SEHATKAN MASYARAKAT : Gencarkan pola hidup sehat, Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Balikpapan gelar Sosialisasi Pemasalan Olahraga Masyarakat di Hotel Horison Sagita Balikpapan.
KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Balikpapan terus menggalakkan pola hidup sehat.
Ini juga diimplementasikan lewat kegiatan Sosialisasi Pemasalan Olahraga Masyarakat di Hotel Horison Sagita Balikpapan, 22-23 Agustus.
Dalam kesempatan itu, Kepala Disporapar Cokorda Istri Ratih mengatakan, olahraga masyarakat harus bisa dilestarikan. Sebab, dengan menerapkan itu maka akan berdampak pada kebugaran tubuh.
“Jika tubuh menjadi bugar, maka segala sesuatu bisa dilakukan dengan mudah,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyebut tubuh yang bugar bisa memberikan banyak manfaat bagi tubuh. Yakni tidak menimbulkan gangguan kesehatan dan kelelahan berlebihan.
Dalam kebugaran ini, sambungnya, juga terdapat beberapa komponen yang terdampak bila rutin berolahraga.
Yakni kecepatan, keseimbangan, kekuatan otot, kelincahan yang bisa cepat tanggap.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Ratih berharap para peserta dapat mendalami pengetahuan yang disampaikan narasumber. Pengetahuan yang berupa materi dan praktik tersebut, juga dapat diimplementasikan.
Ia juga berterima kasih kepada pihak KORMI Balikpapan, yang telah berperan aktif. Di mana, para instruktur senam yang tersebar di seluruh kecamatan di Balikpapan dapat turut dilibatkan dalam hal pelestarian budaya olahraga.
Meski begitu, ia berkata bahwa dari hasil survei yang dilakukan, mayoritas masyarakat yang menerapkan olahraga berada di usia 40 tahun ke atas. Khususnya untuk olahraga masyarakat ini.
Mengacu fakta itu, dirinya berharap masyarakat usia dini atau para anak sekolah bisa gemar berolahraga.
“Karena dengan olahraga, metabolisme tubuh bisa bagus dan ada peluang untuk berprestasi. Melalui sosialisasi ini mohon kepada seluruh peserta bisa menjalani dengan baik dan bisa diterapkan ke depannya,” tandas Ratih.(*)