Bhaja memastikan lolos ke final setelah mengalahkan tim Pemuda Tenggarong di Stadion Rondong Demang Tenggarong, dengan skor 2-0. Kedua tim sama-sama menunjukkan kualitas tim yang memang layak bertarung di semifinal.
Sementara di partai kedua di stadion yang sama, Satria Muda Jonggon gagal melanjutkan tren positif. Tim asuhan Nurul Amin itu harus mengubur impiannya tampil di final utama setelah kalah tipis dari Petro Mahakam 0-1.
Dikonfirmasi setelah pertandingan, Nurul Amin mengatakan timnya sudah menunjukkan permainan terbaik. Bahkan dia menilai bahwa permainan timnya pada laga tersebut adalah permainan terbaiknya. Hanya saja, nasib baik sedang tidak berpihak.
“Semua bisa lihat bagaimana tim ini bekerja. Pemain sudah bekerja keras, mereka layak diapresiasi,” ungkap Amin.
Meski gagal ke final utama, namun Satria Muda Jonggon masih memiliki kesempatan untuk meraih tempat ketiga. Dengan syarat, mampu mengalahkan Pemuda Tenggarong di babak final perebutan tempat ketiga, Kamis (23/10).
“Saya meminta kepada pemain untuk melupakan hasil semifinal dan mulai fokus ke laga final perebutan tempat ketiga. Kami akan berusaha menampilkan yang terbaik,” imbuh ayah satu anak tersebut
.
Editor : Uways Alqadrie