Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

KONI Kaltim Gelar Pelatihan Pelatih Fisik Level 1 Nasional Tahap Kedua, Cabor Unggulan Boleh Lebih dari Satu Wakil

Rendy Fauzan • Kamis, 12 Desember 2024 | 21:05 WIB
Devi Tirtawirya dari LP2O Lankor memberikan materi pada pelatihan pelatih fisik level 1 nasional tahap pertama, November lalu.
Devi Tirtawirya dari LP2O Lankor memberikan materi pada pelatihan pelatih fisik level 1 nasional tahap pertama, November lalu.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Pelatihan pelatih fisik level 1 nasional tahap kedua garapan KONI Kaltim dimulakan hari ini. Kegiatan bagian dari program 1.000 Pelatih Fisik gagasan KONI Kaltim itu akan terselenggara hingga 16 Desember.

Peningkatan jumlah sumber daya manusia pelatih fisik menjadi salah satu hasil evaluasi yang disimpulkan KONI Kaltim. Itu berkaca dari capaian kontingen Bumi Etam di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumatra Utara.

“Dari hasil evaluasi tiap cabang olahraga, mayoritas mengatakan atlet kita kalah fisik. Kalau teknik, kita disegani lawan. Itu seharusnya sudah cukup jelas bahwa kita punya kekurangan di titik itu. Maka itu, mulai sekarang, kita coba bangun SDM yang sesuai kebutuhan, yakni menghadirkan sebanyak-banyaknya pelatih fisik berkualitas di seluruh Kaltim,” jelas Ketua KONI Kaltim Rusdiansyah Aras.

Saat ini pelatihan pelatih fisik level 1 nasional masih berkutat di lingkungan pengurus provinsi (pengprov) cabang olahraga (cabor). Setelah tahap kedua ini tuntas, barulah prosesnya berlanjut ke kabupaten/kota di Kaltim.

Ketua panitia pelatihan pelatih fisik level 1 nasional KONI Kaltim Ego Arifin mengatakan, persiapan kegiatan berjalan lancar. Pembukaan akan dilaksanakan di ruang rapat KONI Kaltim Jalan Kusuma Bangsa, Samarinda, Jumat (13/12) pagi.

Jumlah peserta pada tahap kedua sama persis dengan yang tahap pertama, yakni 50 orang. Mereka terdiri dari beberapa kalangan. Pertama, pelatih dari cabang olahraga (cabor) yang belum ambil bagian dalam tahap pertama.

Selain itu, ada pula pelatih kedua dari cabor unggulan yang dilibatkan. Seperti diketahui, untuk cabor unggulan, langganan penyumbang medali emas untuk Kaltim di multiajang nasional, memang diperkenankan mengirim lebih dari satu pelatih. “Seperti gulat, untuk pelatihan tahap kedua ini, mereka mengusulkan pelatih perempuan, dipersilakan,” jelas Ego.

Kemudian, ada pula lima pelatih yang sebelumnya sudah ambil bagian dalam tahap pertama. “Berdasarkan rekomendasi narasumber, Prof Ria Lumintuarso, mereka harus ambil bagian lagi untuk mengikuti penajaman dan pemantapan pemahaman,” urai pria yang juga wakil ketua I KONI Kaltim tersebut.

Ditambah pula dengan tiga pelatih yang berasal dari kalangan perguruan tinggi. Seperti diketahui, dalam pengembangan sumber daya manusia olahraga, KONI Kaltim menggandeng sejumlah perguruan tinggi di Kaltim. Tiga pelatih tersebut masing-masing berasal dari Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) PGRI Kaltim, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT), dan Universitas Mulawarman (Unmul).

“Mereka diusulkan perguruan tinggi, bukan dari cabor seperti pelatih lainnya. Tetapi tetap harus punya latar belakangan aktif di cabor tertentu,” urainya.

Prof Ria Lumintuarso dan Devi Tirtawirya akan kembali menjadi narasumber dari kegiatan ini. Lokasi kegiatan pun tidak ada perubahan. Untuk teori, tetap di ruang rapat sekretariat KONI Kaltim Jalan Kusuma Bangsa, Samarinda. Kemudian untuk praktik, bertempat di GOR Bulu Tangkis, kompleks Gelora Kadrie Oening, Samarinda.

“Sama persis dengan yang tahap pertama. Mulai narasumber, lokasi dan waktu kegiatan, hingga jumlah materinya,” imbuh dia.

Pada kesempatan itu, Ego menerangkan hal yang jadi pertanyaan para pelatih peserta tahap pertama. Yakni tentang sertifikat. Mengenai hal tersebut, akan diserahkan secara simbolis. Rencananya pada pelaksanaan rapat kerja (raker) KONI Kaltim pada bulan ini. “Jadi tunggu selesai dulu dua tahap ini, baru diserahkan serentak. Tapi, yang pasti sertifikatnya sudah ada,” tuntasnya. (*)

 

Editor : Ery Supriyadi
#UNMUL #pelatihan pelatih #IKIP PGRI #KONI kaltim #UMKT #Cabor unggulan #fisik