KALTIMPOST.ID, SAMARINDA- Keputusan besar diambil Alimuddin. Tatkala dipercaya untuk memimpin Pengprov AI Kaltim, dirinya menyatakan undur diri dari kepengurusan KONI IKN.
Pengurus Provinsi (Pengprov) Akuatik Indonesia (AI) Kaltim periode 2025-2029 segera dilantik. Rencananya, kegiatan tersebut terlaksana pada Februari mendatang.
“Sekarang kami sedang bersurat ke PB AI, agar bisa segera dijadwalkan pelantikannya,” jelas ketua Pengprov AI Kaltim Alimuddin. Dia mengatakan, pelantikan akan itu dibarengi pelaksanaan kejuaraan provinsi (kejurprov) renang garapan Desain Besar Olahraga Daerah (DBOD) Kaltim di Tenggarong, Kutai Kartanegara, Februari mendatang.
Untuk diketahui, Alimuddin terpilih sebagai ketua Pengprov AI Kaltim lewat musyawarah provinsi (musprov) AI Kaltim di Gran Senyiur Balikpapan, 7 Desember 2024. Dia terpilih secara aklamasi setelah mendapat dukungan penuh dari klub dan pengurus cabang (pengcab).
Hanya, prosesnya sempat menjadi sorotan. Itu terkait statusnya sebagai pengurus di KONI Ibu Kota Nusantara (IKN). Tentang itu, dirinya mengklarifikasi. “Itu hanya reaksi dari orang yang tidak tahu aturan. Tetapi itu tidak kami persoalkan. Yang pasti, semua yang dipersyaratkan sudah dipenuhi,” terang pria yang juga Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) tersebut.
Meski begitu, dirinya menanggapi reaksi tersebut dengan dewasa. Dirinya menyatakan undur diri dari kepengurusan KONI IKN. “Saya ingin memberi pembelajaran kepada orang tidak tahu aturan itu,” tegasnya.
“Pengunduran diri itu kan untuk yang sudah double jabatan. Walaupun sebenarnya double jabatan pun tidak masalah. Tetapi, kalau disuruh memilih, saya pasti akan memilih Kaltim,’ sambungnya.
“Sebab, saya bersama pengurus lainnya ingin berfokus membina atlet renang Kaltim ke depan. Kami ingin renang Kaltim bersinar di berbagai kejuaraan, termasuk di PON (pekan olahraga nasional) nanti,” tuntas dia. (*)
Editor : Ery Supriyadi