KALTIMPOST.ID-Ajang bergengsi bagi pebulutangkis se-Indonesia, Bayan Open 2025, dipastikan digelar pada awal Agustus mendatang.
Untuk itu, kesiapan pengamanan dan venue pertandingan pun turut menjadi atensi.
Kabag Ops Polresta Bpp Kompol Jajat Sudrajat mengatakan, pihaknya akan bersinergi dengan tim gabungan lain yang juga diisi personel TNI, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP.
“Tujuannya tentu untuk menyukseskan Bayan Open yang merupakan event nasional dan momen melahirkan bibit-bibit berpotensi lokal,” katanya setelah menghadiri rapat koordinasi Bayan Open 2025 di Kampoeng Pasir Balikpapan, Senin (28/7).
Soal pengamanan, pihaknya sudah menyampaikan bahwa target operasi pengamanan terdiri dari masyarakat, tempat, dan kegiatan itu sendiri. Nantinya, akan disusun beberapa antisipasi kemungkinan buruk di lapangan.
Untuk personel, sambungnya, pihak Polresta Balikpapan bakal menurunkan sekitar 200 personel untuk kegiatan rutinitas, yang terbagi menjadi dua shift.
“Tapi itu di luar pengamanan acara hiburan musik nanti, yang mana akan ada massa yang cukup besar. Jadi nanti akan dijaga oleh tim gabungan,” sebutnya.
Di sisi lain, Ketua Harian Pengkot PBSI Balikpapan Sugianto menyebut, kesiapan tiga venue telah dimatangkan.
Selain BSCC Dome, GOR Hevindo 2 dan GOR Hevindo Arena juga bakal digunakan untuk babak penyisihan.
Nantinya, kata dia, akan ada empat lapangan yang digunakan. Yakni di Dome, dua lapangan di Hevindo Arena dan Hevindo 2.
Diperkirakan di Hevindo 2, pertandingan akan berlangsung pada 4-6 Agustus, dan di Hevindo Arena selama 4-7 Agustus. Untuk semifinal dan final akan dipusatkan di Dome.
“Jadi dipastikan venue sudah siap. Untuk panitia dari PBSI sekitar 15 orang. Belum termasuk petugas ada sekitar 115 terdiri dari wasit, linesman, dan match umpire,” pungkasnya. (rd)
OKTAVIA MEGARIA
Editor : Romdani.