KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Kejuaraan bulutangkis Bayan Open 2025 berlangsung sengit sejak pertandingan awal. Bayan Open bergulir serentak di tiga venue, Senin (4/8) pagi. Tampak di BSCC Dome, beberapa kategori dipertandingkan, yakni taruna, ganda, veteran dan beregu.
Sementara di dua venue lainnya, yakni GOR Hevindo Arena berlangsung game untuk kelompok usia pemula dan remaja. Untuk GOR Hevindo 2, pertandingan kelompok usia dini dan anak-anak juga tersaji.
Pada gelaran pertama, persaingan sengit sudah tampak dari klub-klub yang ambil bagian. Terutama, klub besar dari luar Kaltim yang memberi ketegangan dalam Bayan Open kali ini. Sebut saja PB Djarum dan PB Jaya Raya.
Hal ini, tentu membuat klub asal Kaltim, salah satunya PB Pupuk Kaltim (PKT) Bontang, yang turut ambil bagian mengantisipasi peta kekuatan kali ini. Menurunkan full kekuatan di semua kategori, klub bulutangkis unggulan Kota Taman ini bertekad ingin tampil maksimal.
“Untuk tahun ini masuk ke ranking poin nasional, jadi peserta juga lebih banyak dan persaingan semakin sulit dari sebelumnya. Tentu soal target agak beda dibanding sebelumnya,” ujar Head Coach PB PKT Bontang Arif Wahyu Setiawan.
Di tahun keempat keikutsertaan mereka ini, ia menilai Bayan Open sangat berdampak positif bagi klub di Kalimantan, khususnya Kaltim. Sebab, mereka bisa berkompetisi dengan klub-klub besar dari Pulau Jawa, tanpa harus bertandang ke sana.
Hanya saja, Arif mengaku target mereka kali ini lebih realistis. Jika mundur ke beberapa tahun sebelumnya, di mana ajang ini hanya bersifat Open, tentu mereka ingin menyandang gelar juara umum. Apalagi, pada gelaran perdana Bayan Open di 2022 lalu, trofi kemenangan pertama jatuh ke tangan PKT Bontang.
Lain halnya dengan tahun ini. Dia menilai, status yang saat ini dipegang sebagai Sirnas C, membuat target tersebut cukup sulit untuk diwujudkan. Terlebih, klub besar seperti Djarum dan Jaya Raya tentu menurunkan atlet-atlet terbaiknya.
“Jadi memang kami harus realistis juga melihat peta persaingan. Harapannya, anak-anak bisa main maksimal saja sudah cukup. Semoga, dari klub-klub Kaltim, minimal ada yang bisa masuk podium. Baik itu dari PKT Bontang, Hevindo, mau pun Berkat Abadi,” pungkasnya.
Sebagai informasi, Bayan Open akan dibuka secara resmi pada Selasa (5/8) sore di BSCC Dome. Pada kesempatan itu, akan digelar pula sesi coaching clinic (CC) yang dihadiri oleh Hendra Setiawan dan Marcus Fernaldi Gideon. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo