Ketua Askot PSSI Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam mengatakan dalam waktu dekat pihaknya akan berkoordinasi dengan perusahaan yang ada di Bontang. Harapannya bisa melakukan pembiayaan terkait tim sepakbola Bontang. Bahkan ada niatan untuk menempuh jalur instan yakni membeli tim yang berlaga di Liga 2 Indonesia.
“Kami akan bertemu dengan perusahaan. Supaya ada anggaran yang bisa untuk pembiayaan tim sepakbola,” kata Andi Faiz.
Menurutnya dengan adanya kompetisi sepakbola maka perekonomian di Bontang bisa lebih meningkat. Utamanya di sektor kuliner, perhotelan, hingga pariwisata. Niatan ini selaras dengan upaya beberapa daerah melakukan akuisisi tim sepakbola. Salah satunya yakni Kutim yang telah mengakuisisi klub NZR Sumbersari FC asal Malang.
“Arahnya pasti ke sana (akuisisi tim lain),” ucapnya.
Namun ia belum bisa memastikan kapan rencana itu terwujud. Terpenting pihaknya akan berkoordinasi dengan perusahaan agar bisa menopang pendapatan tim tersebut. “Paling utama ini bertemu dengan perusahaan paling tidak ada dana yang bisa dialihkan ke itu (pembiayaan tim sepakbola),” tutur dia.
Secara infrastruktur Bontang juga telah memiliki beberapa stadion. Mulai dari Stadion Mulawarman, Bessai Berinta, hingga Taman Prestasi. Diketahui Bontang saat ini memiliki lima tim. Selain Bontang City FC dan Bontang FC, masih ada nama PS PU, PS Setda, hingga Bontang Mitra United.
Kurun tujuh tahun terakhir, hanya PS PU dan Bontang City FC yang sempat bersinar. Bontang City FC pada 2019 tinggal selangkah menuju 16 besar Liga 3. Sayangnya pada partai penentuan justru dikandaskan oleh Perseta Tulungagung. Setahun sebelumnya, PS PU yang menjadi wakil Kaltim juga gagal menembus putaran nasional. (*)
Editor : Ismet Rifani