KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Hapkido Indonesia (HI) Kaltim tampaknya sudah menyusun strategi matang menatap Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri gelombang kedua. Pasalnya, soal kekuatan pun sudah dicanangkan sebaik mungkin.
Sekretaris Hapkido Indonesia (HI) Kaltim Juli Prastomo mengatakan, pihaknya memang tidak ambil bagian pada gelaran PON Beladiri pertama di Kudus, Jawa Tengah. Yang akan terselenggara Oktober mendatang.
“Iya, jadi hapkido akan turun ke PON Beladiri, tetapi gelombang kedua,” kata dia.
Hal ini, lanjut Juli, karena padatnya agenda kejuaraan yang saat ini tengah berjalan. Terlebih pada bulan yang sama, Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Hapkido juga bakal terhelat di Surabaya.
Untuk itu, pihaknya pun menyinkronkan dengan agenda di internal cabor. Dengan begitu, memungkinkan hapkido tidak bisa berperan serta di kegiatan PON Beladiri di Kudus.
“Saya coba kontak ke KONI Pusat, itu informasinya akan dilangsungkan di Desember. Tetapi sementara masih coba dikemas ulang, karena ada wacana bahwa tempatnya tidak lagi di Bekasi, tapi di Kaltim,” ungkapnya.
Soal kekuatan, pihaknya pun sepakat bakal menjaring atlet yang lolos di kejurnas, untuk bermain di PON Beladiri. Keputusan itu dibuat berdasarkan jadwal yang sudah disusun setahun yang sebelumnya.
Dengan begitu, sambungnya, hapkido bisa tetap ambil bagian dalam PON Beladiri. Tanpa mengganggu program yang sudah dicanangkan pengurus pusat maupun daerah.
“Jadi tidak perlu seleksi lagi. Untuk yang lolos kejurnas, misalnya kita ambil delapan besar, ya delapan besar ini punya tiket untuk bisa main di PON Beladiri. Sehingga kejurnas tetap berlangsung sebagai wadah untuk seleksi kami menuju ke PON Beladiri tersebut,” tutupnya. (*)
Editor : Duito Susanto