KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Meski sudah melakukan pergantian roster di bursa transfer, nyatanya tim Bluefin Esports masih belum menemukan bentuk terbaiknya di Liga 1 eFootball 2025 garapan Ifel. Permainan Akbar Paudie cs masih tergolong angin-anginan.
Itu terbukti saat Bluefin Esports melakukan pertandingan menghadapi NR25 Esports, Jumat (24/10). Pada laga ini, Bluefin hanya mampu bermain dua kali imbang di nomor 1 vs 1, dan harus menelan kekalahan di nomor ko-op.
Menilik performa anak asuhnya, pelatih Bluefin Esports Adyatma Priady mengatakan bahwa setiap setelah pertandingan dirinya selalu melakukan evaluasi. Menurutnya, performa timnya memang belum sepenuhnya konsisten. Namun terkadang faktor internet juga menjadi salah satu kendala.
"Mereka ini kan bermain secara daring ya, jadi kadang ada kendala sedikit saja di kecepatan internet pasti akan berpengaruh ke permainan. Tanpa mengambinghitamkan internet, kami terus berbenah," terang Adyatma.
Saat ini Bluefin Esports masih belum beranjak dari posisi kelima klasemen sementara dengan 34 poin. Hanya terpaut dua poin dari NR25, Bluefin berpotensi tergeser jika tak kunjung menemukan performa terbaiknya.
"Peringkat lima masih aman karena yang dicari sampai peringkat enam. Tapi saya harap performa Rafiqi dkk bisa segera membaik," tukasnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo