KALTIMPOST.ID, SANGATTA - Kutai Timur kembali menyalakan ambisi besar di ajang olahraga bergengsi tingkat provinsi. Daerah yang dikenal sebagai salah satu lumbung atlet potensial di Benua Etam itu kini menatap Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim VIII/2026 di Kabupaten Paser dengan target tinggi.
Bukan tanpa alasan. Kutim punya rekam jejak impresif dalam dua edisi terakhir Porprov. Saat menjadi tuan rumah pada Porprov Kaltim VI/2018, mereka sukses menyabet gelar juara umum. Empat tahun berselang di Berau, Kutim masih mampu bertahan di posisi empat besar.
Capaian itu menjadi dasar keyakinan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kutim untuk terus menjaga konsistensi. Ketua KONI Kutim, Rudi Hartono, menegaskan pihaknya menargetkan finis di posisi tiga besar klasemen akhir perolehan medali Porprov Kaltim 2026.
“Bukan target yang mudah, tapi kami siap berjuang. Atlet-atlet Kutim sudah mulai kami siapkan dari sekarang,” ujar Rudi saat berbincang dengan Kaltim Post beberapa waktu lalu.
Rudi menyadari persaingan di Porprov Paser nanti akan jauh lebih ketat. Daerah-daerah seperti Samarinda, Balikpapan, dan Kutai Kartanegara masih menjadi pesaing utama yang konsisten di papan atas. Namun, ia optimistis Kutim bisa menembus dominasi tersebut.
Untuk mencapai target itu, KONI Kutim bakal memaksimalkan pemusatan latihan (TC) bagi para atlet. Rudi tak menutup kemungkinan menggelar TC di luar daerah, bahkan di luar Kaltim, jika fasilitas cabang olahraga (cabor) yang dibutuhkan belum tersedia di Kutim.
“Kami juga menunggu hasil Babak Kualifikasi (BK) Porprov tahun ini. Dari situ kami bisa melihat potensi medali dan kekuatan lawan,” jelasnya.
Menurutnya, sinergi antara KONI dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim menjadi faktor penting dalam memuluskan target tiga besar tersebut. Dukungan anggaran, fasilitas, dan pembinaan berkelanjutan menjadi kunci utama.
Rudi juga mengungkapkan beberapa cabor andalan Kutim untuk mendulang medali emas, di antaranya panjat tebing, tarung derajat, balap motor, kriket, atletik, dan menembak.
“Tapi bukan berarti cabor lain tidak prioritas. Saya berharap semua bisa memberikan kejutan dan mempersembahkan emas bagi Kutim,” pungkasnya. (*)
Editor : Ery Supriyadi