KALTIMPOST.ID, TENGGARONG - Suasana baru menyelimuti dunia futsal di Kutai Kartanegara. Setelah lama vakum tanpa kompetisi, gairah para pemain dan pecinta futsal akhirnya kembali menyala.
Dari lapangan-lapangan kampung hingga klub amatir kota, antusiasme tampak mengalir deras.
Baca Juga: Persiba Balikpapan Bertekad Jaga Tren Positif di Dua Laga Tandang
Kepengurusan baru Asosiasi Futsal Kabupaten (Afkab) Kukar pun bergerak cepat menangkap momentum itu. Turnamen futsal garapan Afkab menjadi ajang perdana yang menandai kebangkitan olahraga populer ini di Bumi Mulawarman.
Hasilnya, pendaftaran peserta membeludak hingga melebihi ekspektasi panitia.
“Pendaftaran sudah kami tutup di angka 50 tim. Awalnya tidak menyangka bakal seramai ini, karena ini turnamen perdana setelah lama tidak ada event futsal,” ujar Sekretaris Umum Afkab Kukar, Totok Suhendro, Jumat (31/10/2025).
Ia menyebut, antusiasme tersebut menjadi bukti bahwa futsal masih punya tempat istimewa di hati masyarakat Kukar.
Lebih dari sekadar turnamen, Afkab Kukar menjadikan kompetisi ini sebagai ajang kebangkitan dan penjaringan talenta muda.
Baca Juga: Persiba Balikpapan Bertekad Jaga Tren Positif di Dua Laga Tandang
“Tujuannya jelas, kami ingin menghidupkan lagi futsal di Kukar dan memantau atlet potensial untuk dipersiapkan ke BK Porprov,” tutur Totok.
Dengan dukungan besar dari komunitas lokal, turnamen futsal ini bukan hanya soal perebutan trofi. Lebih dari itu, menjadi langkah awal membangun kembali kejayaan futsal Kutai Kartanegara di bawah semangat baru kepengurusan Afkab. (*)
Editor : Ery Supriyadi