KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Semangat olahraga kembali menyala di Lapangan Hoki Gelora Kadrie Oening, Samarinda. Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) cabang Hoki Outdoor resmi bergulir, Senin (3/11/2025), menandai dimulainya persaingan menuju Porprov Kaltim VIII/2026 Paser.
Sebanyak tujuh kabupaten/kota ambil bagian dalam ajang ini, yakni Kutai Kartanegara, Balikpapan, Penajam Paser Utara (PPU), Samarinda, Berau, Bontang, dan Kutai Timur.
Meski tuan rumah Porprov 2026 tidak mengikuti babak kualifikasi, atmosfer persaingan terasa sejak peluit pertama dibunyikan.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Federasi Hoki Indonesia (FHI) Kaltim, Sri Norma Yunita atau akrab disapa Eno, menjelaskan BK Porprov akan berlangsung hingga 12 November. Dari kompetisi ini akan dipilih lima tim terbaik yang berhak tampil di Porprov 2026, ditambah satu tim dari tuan rumah.
“Ada enam tim putra dan lima tim putri yang bertanding. PPU hanya menurunkan tim putra, sedangkan Berau menurunkan tim putri. Jadi komposisinya tetap kompetitif,” ujar Eno.
Sementara itu, Wakil Ketua I KONI Kaltim, Ego Arifin, secara simbolis membuka pertandingan melalui pemukulan bola pertama. Dalam sambutannya, ia memuji semangat para peserta dan kerja keras panitia yang telah menyiapkan pelaksanaan BK dengan matang.
“Kegiatan ini bukan sekadar seleksi, tapi bagian dari komitmen kita membangun prestasi jangka panjang. Kehadiran tujuh daerah peserta menunjukkan semangat luar biasa dari pengurus kabupaten dan kota,” ucap Ego.
Ia menegaskan, hoki merupakan salah satu cabang beregu andalan Kaltim di tingkat nasional. Konsistensi pembinaan di daerah menjadi kunci menjaga tradisi prestasi tersebut.
“Kaltim adalah barometer hoki nasional. Saat ini ada delapan atlet asal Kaltim yang tergabung di Pelatnas SEA Games, termasuk dua pelatih yang juga berasal dari Kaltim. Ini bukti kualitas kita di atas rata-rata,” tegasnya.
Ego juga menilai regenerasi atlet berjalan positif. Meski ada batas usia maksimal 30 tahun, banyak atlet muda di bawah 20 tahun yang ikut bertanding tahun ini.
“Regenerasi berjalan baik. Ini sinyal positif bagi masa depan hoki Kaltim,” tutupnya. (*)
Editor : Ery Supriyadi