Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Bola Tangan Kaltim Bidik Dua Emas di PON 2028, Setelah Dua Kali Puasa Medali

Nasya Rahaya • Senin, 10 November 2025 | 18:22 WIB
Ketua KONI Kaltim Rusdiansyah Aras, membuka secara resmi BK Porprov Bola Tangan di Samarinda, Senin (10/11/2025).
Ketua KONI Kaltim Rusdiansyah Aras, membuka secara resmi BK Porprov Bola Tangan di Samarinda, Senin (10/11/2025).

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA — Harapan baru muncul di lapangan bola tangan Kalimantan Timur. Setelah dua kali absen membawa pulang medali di ajang nasional, kini semangat kebangkitan kembali menyala.

KONI Kaltim menatap PON 2028 dengan target tinggi: merebut dua medali emas. Target itu menjadi sinyal kuat bahwa pembinaan olahraga di Bumi Etam tengah bergerak ke arah yang lebih serius dan terukur.

Ketua KONI Kaltim Rusdiansyah Aras, menegaskan komitmen tersebut saat membuka Babak Kualifikasi (BK) Porprov 2025 cabang olahraga bola tangan di Gedung Serbaguna, kompleks Gelora Kadrie Oening, Samarinda, Senin (10/11).

“Target kita dua emas dari bola tangan. Cabor ini sudah dua PON absen menyumbangkan medali. Maka dimulai dari hasil BK ini, segera berbenah untuk menuju PON 2028,” ujar Rusdiansyah.

Sebanyak sepuluh tim putra dan putri dari kabupaten/kota di Kaltim ambil bagian dalam pertandingan yang berlangsung hingga 15 November mendatang. Ketua Panitia BK Porprov, Suryadi Gunawan, memastikan seluruh kontingen hadir penuh dan siap memperebutkan tiket ke Porprov di Kabupaten Paser.

Namun, perjuangan menuju puncak prestasi tidak mudah. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Olahraga (PPO) Dispora Kaltim, Rasman Rading, mengingatkan pentingnya fondasi dasar yang sering diabaikan: kebugaran fisik.

“Teknik bagus saja tidak cukup kalau fisiknya lemah. Pelatih harus benar-benar memperhatikan kebugaran atlet,” tegasnya.

Optimisme terhadap masa depan bola tangan Kaltim juga datang dari capaian nasional. Satu atlet putra kini tergabung dalam skuad SEA Games Thailand, sementara sepuluh atlet putri dipercaya memperkuat tim Youth Asia Indonesia.

Lebih dari itu, bola tangan sudah masuk daftar cabang olahraga unggulan versi Kemenpora. Hal itu menjadi bukti bahwa potensi Kaltim di cabang ini tidak bisa dipandang sebelah mata.

Dengan kombinasi regenerasi, pembinaan, dan dukungan lembaga olahraga daerah, bola tangan Kaltim berharap bisa mengakhiri “puasa medali” panjang di PON 2028 mendatang. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#PON 2028 #bola tangan #KONI kaltim #BK Porprov 2025 #dua emas