KALTIMPOST.ID-Asa Bluefin Esports meraih gelar juara Liga 1 eFootball 2025 garapan Ifel, kandas. Itu setelah tim asal Samarinda tersebut gagal meraih kemenangan saat bersua Evos Esports di partai puncak, Minggu (16/11).
Agus Ketty dan Rafly Cepak harus mengakui keunggulan Evos. Dari lima game yang dijalani, Evos berhasil memenangkan empat game, skor akhir 4-1 untuk kemenangan Macan Putih.
Meski gagal meraih gelar juara, perjalanan Bluefin di kompetisi ini layak diberikan apresiasi tinggi. Datang tanpa target muluk, tim yang didirikan oleh Darwin Tandrin itu berhasil memberikan kejutan.
Bluefin Esports bahkan dijuluki sebagai Giant Killer. Sebab tim sekelas RRQ, Onic dan Todak berhasil disingkirkan. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa tim asal Kalimantan layak diperhitungkan di level nasional.
"Kami gagal meraih juara, tapi apa yang sudah dicapai tim ini adalah sesuatu yang luar biasa. Terima kasih untuk semua yang sudah mendukung kami, terutama owner Bluefin yang sudah membantu anak-anak ini tampil di event yang luar biasa," terang Adyatma Priady, pelatih Bluefin Esports. (*)
Editor : Muhammad Rizki