Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Capaian Atlet Menembak Bontang di Popda XVII Melebihi Target yang Dipatok

Adhiel kundhara • Minggu, 23 November 2025 | 19:10 WIB

BEPRESTASI: Salah satu atlet menembak dari Kontingen Bontang di Popda XVII berhasil mendapatkan medali emas. (ADIEL KUNDHARA/KP)
BEPRESTASI: Salah satu atlet menembak dari Kontingen Bontang di Popda XVII berhasil mendapatkan medali emas. (ADIEL KUNDHARA/KP)

KALTIMPOST.ID-Kontingen menembak Bontang tampil impresif pada Popda XVII. Hasil yang dicapai melampaui ekspektasi awal. Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Bontang menyebut capaian ini menjadi bukti kualitas atlet muda yang dibina selama setahun terakhir.

Ketua Perbakin Bontang Firman menjelaskan total delapan emas telah diamankan hingga hari kedua. “Kemarin empat emas, satu perak, satu perunggu,” kata Firman. Ia mengatakan pada hari kedua jumlah itu kembali bertambah. Setelah atlet memperoleh empat emas, dua perak, dan tiga perunggu. Firman merinci delapan emas tersebut dari nomor Bench Rest HR putra dan putri.

Kemudian unsur beregu turut menyumbang prestasi. “Tim putra dan tim putri juga dapat,” lanjutnya. Ia menyebut nomor LR putra-putri serta tunggal putra-putri melengkapi raihan medali. “Jadi totalnya delapan medali emas,” ucapnya.

Baca Juga: Penambahan Toko Modern Waralaba Dipersoalkan, Asosiasi Pedagang Nilai Pemkot Tidak Transparan dalam Perubahan Regulasi

Perolehan hari kedua juga memberikan tambahan pada nomor 10 meter air pistol putri. Sebab kontingen Bontang mendapatkan perak untuk individu dan perak untuk tim. Ia menilai hasil itu sudah di luar dugaan.

“Latihan kami di outdoor. Nomor itu seharusnya indoor,” jelasnya. Firman menegaskan Perbakin Bontang hanya memasang target empat emas. Tapi hasil sementara sudah dua kali lipat. Ia menyebut peluang tambahan emas masih terbuka. “Besok masih lima nomor. Dua emas lagi itu realistis,” tutur dia.

Capaian ini menempatkan Bontang di puncak klasemen sementara cabor menembak. Ia menyebut pesaing terdekat berasal dari Balikpapan. Firman menjelaskan Bontang absen pada Popda sebelumnya. “Tahun lalu kami tidak ikut,” ungkapnya.

Baca Juga: Peringatan 10 Tahun FKPM Gunung Elai Berlangsung Meriah, Dihibur Kesenian Bantengan

Penyebabnya adalah miskomunikasi administrasi. Meski begitu, Bontang berprestasi di Popnas dengan memperoleh satu emas. “Waktu itu kami tidak terdaftar,” ujarnya. Ia mengungkapkan persiapan menuju Popda XVII berlangsung hampir setahun. Namun, latihan intensifnya hanya enam bulan. Jumlah atlet tidak besar yakni sembilan. Bahkan ada satu atlet yang turun di beberapa nomor sekaligus.

Firman menyampaikan keluhan terkait fasilitas latihan. Ia menjelaskan latihan dilakukan di lapangan milik Polres Bontang. “Kami tidak punya lapangan tembak,” katanya. Akhirnya difasilitasi Polres yakni lapangan outdoor,” ujarnya.

Firman berharap capaian ini membuka mata pemerintah. Ia menilai prestasi tinggi harus dibarengi dukungan yang memadai. “Ini momentum baik . Tolong fasilitas diperhatikan,” pungkasnya. (*/riz)

Editor : Muhammad Rizki
#bontang #Popda #POPDA Kaltim XVII 2025