TENGGARONG – Federasi Triathlon Indonesia (FTI) Kaltim mengambil langkah efisien. Dua agenda sekaligus mereka kemas dalam satu rangkaian: Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Junior dan Babak Kualifikasi (BK) Porprov XVII/2025. Kedua event berlangsung 28–30 November di kawasan Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang.
Ketua FTI Kaltim, H Aminullah, menjelaskan bahwa Kejurprov diperuntukkan khusus atlet usia di bawah 16 tahun. Sementara BK Porprov menghadirkan para atlet pilihan dari masing-masing pengurus cabang kabupaten/kota.
“Khusus BK, ada tujuh nomor yang kami lombakan. Semua kategori — aquathlon, duathlon, dan triathlon — memakai format jarak terpendek,” ujar Aminullah, yang akrab disapa Emil.
Baca Juga: Tok, Elly Luchritia Nova Resmi Pimpinan FPTI Kaltim
Emil memaparkan, FTI Kaltim memilih jarak super sprint demi menyesuaikan kondisi venue. Dari tiga standar jarak triathlon — standar, sprint, dan super sprint — opsi terakhir dianggap paling ideal. “Kalau standar renangnya 1.000 meter, sprint 750 meter, super sprint 500 meter. Untuk event ini kami ambil yang terkecil,” terangnya.
Sebanyak delapan pengcab ambil bagian di BK. Sistem kelolosan menggunakan kuota berdasarkan perolehan medali. Atlet yang sukses merebut emas di satu nomor, berpeluang tampil di beberapa kelas dari total 15 nomor yang akan dipertandingkan pada Porprov nanti.
“Semakin banyak atlet yang mengamankan kuota, semakin mudah pengcab mengatur strategi nomor tanding mereka di Porprov,” tutup Emil. (*/riz)
Editor : Muhammad Rizki