Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Sembilan Daerah Ramaikan Kejurprov Biliar Junior U-24 se-Kaltim di Balikpapan

Oktavia Megaria • Sabtu, 29 November 2025 | 18:13 WIB
BERGULIR: Kejurprov Biliar Junior U-24 se-Kaltim resmi bergulir di Rand Pool and Lounge, 29-30 November.
BERGULIR: Kejurprov Biliar Junior U-24 se-Kaltim resmi bergulir di Rand Pool and Lounge, 29-30 November.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Biliar Junior U-24 resmi terhelat di Rand Pools and Lounge, Balikpapan. Sedikitnya, 61 atlet muda se-Kaltim ambil bagian pada ajang yang berlangsung pada 29-30 November.

Ketua Panitia Gamal Sardono mengatakan, event ini merupakan program Pengprov Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kaltim, untuk memantau kekuatan atlet muda. Disebutkan, total sembilan daerah yang ikut serta, terdiri dari Balikpapan, Samarinda, Bontang, Kukar, Berau, Paser, Kutim, Kubar dan PPU.

“Mereka bermain di tiga nomor single yang dimainkan yakni 9 ball putra, 9 ball putri dan 10 ball putra,” jelasnya.

Dia menambahkan, kejuaraan ini juga sebagai momen pembinaan dan peningkatan potensi para atlet. Sekaligus, memberi kesempatan atlet muda untuk merasakan euforia kompetisi sesungguhnya.

“Semoga melalui event ini dapat lahir atlet muda Kaltim yang berprestasi di nasional dan internasional. Kami juga berterima kasih kepada KONI Kaltim atas dukungannya, POBSI Kaltim, serta seluruh daerah yang ambil bagian,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pengprov POBSI Kaltim Raymond Nirwan menjelaskan, pihaknya cukup menemui tantangan dalam pelaksanaan ajang ini. Berbeda dengan cabang olahraga (cabor) lainnya, biliar tidak bisa melaksanakan kejuaraan tingkat junior di bawah 18 tahun.

Sebab, lanjutnya, terkendala stigma dan aturan daerah yang menyebutkan rumah biliar sebagai Tempat Hiburan Malam (THM). “Sehingga banyak orangtua yang khawatir akan hal tersebut. Kami berupaya mengubah stigma tentang citra biliar. Karena biliar sudah jadi olahraga prestasi,” jelasnya.

Untuk itu, pihaknya berusaha mengubah perspektif tersebut. Termasuk, dengan mengenalkan biliar kepada masyarakat umum, hingga menggelar kejuaraan internasional di area mal.

“Harapannya, pemerintah suatu saat bisa mengubah regulasinya, agar rumah biliar yang dulu jadi THM bisa dikategorikan sebagai sarana olahraga,” pungkasnya.

Turut hadir, Ketua KONI Kaltim Rusdiansyah Aras yang sekaligus membuka acara tersebut. Dia mengapresiasi terselenggaranya Kejurprov ini yang mana diharapkan menjadi momen regenerasi atlet biliar di Kaltim. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#Kejurprov #kejuaraan provinsi #kaltim #junior #biliar