BALIKPAPAN – Meski masih terkendala stigma bahwa biliar identik sebagai pelengkap tempat hiburan malam (THM), hal itu malah bertolak belakang dengan perkembangan olahraga biliar. Terlihat dengan banyaknya atlet muda yang meramaikan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Biliar Junior U-24, Rand Pool and Lounge.
Sebanyak 61 pebiliar junior dari sembilan kabupaten/kota di Kaltim berpartisipasi dalam event yang berlangsung selama dua hari itu, 29-30 November. Berebut gelar pada tiga nomor, single nine ball putra, single ten ball putra, dan single nine ball putri.
Menanggapi ini, Ketua Pengprov POBSI Kaltim, Raymond Nirwan mengaku terkesan melihat tingginya partisipasi peserta. Ia menilai, hal ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan biliar di Kaltim.
“Terus terang saya kaget sekaligus terkesan, seluruh Pengcab menyertakan atletnya pada kejuaraan ini,” ujarnya.
Tak hanya itu, dirinya juga memastikan, belakangan terjadi pertumbuhan rumah biliar yang signifikan di Kaltim. Di Balikpapan, misalnya, ada 20 rumah biliar baru dalam dua tahun terakhir.
Meski tidak semua memiliki standar pertandingan profesional, ia menyebut bahwa keberadaan rumah-rumah biliar tersebut dinilai ikut mendorong minat masyarakat untuk mengenal olahraga ini. Tentu saja, hal ini membuatnya turut optimis akan kemajuan olahraga biliar di Kaltim.
“Ke depannya, kami ingin semakin banyak anak muda yang tertarik. Ini penting untuk regenerasi atlet,” pungkasnya. (*/riz)
Editor : Muhammad Rizki