KALTIMPOST.ID, SAMARINDA — Ajang perebutan tiket menuju Porprov Paser 2026 di cabang Ski Air dan Wakeboard resmi dimulai. Sebanyak 75 atlet dari tujuh kabupaten/kota ikut ambil bagian dalam Babak Kualifikasi (BK) Porprov VIII/2025.
Kegiatan tersebut resmi dibuka di Hanggar Dayung Karang Asam, Samarinda, Senin (8/12). Agenda ini akan berlangsung hingga 10 Desember 2025. Ketua Pengprov Persatuan Ski Air & Wakeboard Indonesia (PSAWI) Kaltim, Saefuddin Zuhri, menegaskan bahwa seluruh proses penilaian harus berjalan cengli (adil dan bersih).
“Cengli itu artinya apa yang menang harus diberi skor, jangan ada main-main. Ini ajang untuk anak-anak kita, atlet-atlet kita yang harus kita hormati dan banggakan,” ujarnya dalam sambutan pembukaan. Ia juga meminta para juri, pelatih, hingga pengcab menjaga integritas sepanjang pertandingan.
BK Porprov tahun ini diikuti tujuh Pengcab yakni, Samarinda, Balikpapan, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Berau, PPU (jika masuk di data), dan Paser dengan menghadirkan tiga juri perwakilan PB PSAWI sebagai pengawas teknis.
Saefuddin menambahkan, hasil BK ini akan menjadi dasar penentuan atlet yang berhak tampil di Porprov. “Kalau atlet punya nilai bagus dan lolos, mereka akan tampil di Porprov. Tapi semua harus melalui proses yang jujur. Saya berharap pembinaan tetap berjalan dan pelatih tidak bosan melatih,” katanya.
Di balik itu, pihaknya juga mengakui masih ada kekurangan dalam penyelenggaraan dan organisasi PSAWI Kaltim. Karena itu, ia membuka diri pada kritik dan saran demi perbaikan ke depan. “Kekurangan pasti ada. Masukan dan kritik saya tunggu untuk kemajuan kita bersama.”
Dengan atmosfer persaingan ketat memperebutkan 28 medali, BK Porprov Ski Air & Wakeboard tahun ini diprediksi berlangsung panas. Saefuddin berharap seluruh peserta menjaga sportivitas dan kesehatan selama pertandingan berlangsung.
“Semoga kegiatan ini menghasilkan yang terbaik dan membawa atlet Kaltim semakin berkembang,” tutupnya. (*)
Editor : Ismet Rifani