KALTIMPOST.ID, SAMARINDA — Suasana persaingan antar-atlet kembali memanas. Ratusan petinju dari berbagai daerah mulai menjejakkan ambisi mereka, membawa harapan besar atas pembinaan yang telah dijalankan di daerah masing-masing.
Di Gedung Bahempas, kompleks GOR Segiri, Samarinda, geliat kompetisi semakin terasa seiring berkumpulnya kontingen yang menyiapkan kekuatan terbaiknya.
Baca Juga: 138 Petinju Berebut Panggung Porprov 2026 di Samarinda
Babak Kualifikasi (BK) Porprov 2025 cabor tinju resmi digelar, menjadi titik awal penentu perjalanan menuju Porprov Kaltim VIII/2026 Paser. Ajang ini tak hanya perebutan tiket, tetapi juga barometer kualitas pembinaan atlet dan gambaran kekuatan Kaltim menuju event lebih besar, termasuk PON.
Wakil Sekretaris I KONI Kaltim, Suprayogi, hadir membuka kegiatan pada Sabtu (6/12/2025). Ia menegaskan bahwa BK bukan sekadar pemanasan, melainkan gerbang utama menuju persaingan yang sesungguhnya.
“BK ini adalah pintu gerbang utama menuju perhelatan akbar Porprov. Kualitas persaingan di sini akan menentukan peta kekuatan tinju Kaltim ke depan,” ujarnya.
Apresiasi ia sampaikan kepada Pertina Kaltim, panitia, serta dukungan Pemerintah Provinsi dan Pemkot Samarinda. Sebanyak 138 petinju dari sembilan kabupaten/kota berebut tempat pada 22 kelas putra dan putri sepanjang 6–10 Desember.
Suprayogi menekankan bahwa tinju adalah olahraga yang membutuhkan disiplin, teknik, kekuatan, dan ribuan jam latihan. Karena itu, BK menjadi ajang pembuktian jalannya pembinaan atlet di daerah.
Baca Juga: Live Score Timnas Indonesia U-22 vs Filipina di SEA Games 2025 Malam Ini, 8 Desember
“Buktikan bahwa kabupaten/kota Anda telah melakukan pembinaan terbaik. Hasil akhir adalah buah dari kerja keras, tetapi sikap dan prosesnya mencerminkan karakter,” tegasnya.
Ia juga meminta wasit dan juri menjaga integritas demi fair play. Harapannya, petinju potensial lahir dari ajang ini dan membawa nama Kaltim ke tingkat lebih tinggi, mulai Porprov, PON, hingga internasional. (*)
Editor : Ery Supriyadi