KALTIMPOST.ID-Sepak Bola Kutai Barat harus menerima kenyataan gagal tampil di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 di Kabupaten Paser. Itu setelah skuad asuhan Bayu Pratama tersebut gagal meraih kemenangan di babak playoff menghadapi Berau di Borneo Training Center (BTC) Sempaja, Samarinda, Minggu (15/12).
Kubar sejatinya tampil apik pada pertandingan tersebut. Sempat tertinggal 1-3, Kubar berhasil memaksa pertandingan hingga babal adu penalty setelah menyamakan skor 3-3 di waktu normal. Di babak adu penalty, satu dari lima algojo Kubar gagal menjalankan tugasnya dengan baik. Sedangkan kelima eksekutor Berau berhasil melaksanakan tugas. Skor 5-4 untuk keunggulan Berau sekaligus mengamankan tiket terakhir ke Porprov.
Setelah pertandingan, pemain Kubar tertunduk lesu. Tak sedikit di antara mereka yang menangis karena gagal tampil di Poprov. Bayu Pratama selaku pelatih berusaha menenangkan anak asuhnya.
Baca Juga: Nasib Ditentukan Lewat Play-off: Kubar Bertekad Memaksimalkan Kesempatan Terakhir
Kepada Kaltim Post, Bayu mengatakan bahwa kegagalan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab dirinya sebagai head coach. Dia meminta agar tidak ada yang menyalahkan pemain karena semua pemain sudah bekerja keras sepanjang pertandingan.
“Pemain sudah berjuang keras, mereka tidak perlu disalahkan. Sebagai pelatih kepala saya bertanggung jawab penuh atas hasil ini. Kami mohon maaf kepada masyarakat Kubar karena gagal mengantarkan tim ini ke Porprov,” terang Bayu.
Sementara itu di partai final BK Porprov sepak bola, mempertemukan Bontang versus Balikpapan. Meski tak diunggulkan, Bontang nyatanya berhasil keluar sebagai kampiun. Tim asuhan Bagus Prabowo berhasil menang meyakinkan 4-2. (*/riz)
Editor : Muhammad Rizki