FUTSAL Samarinda sedang dalam masa keemasan. Dua medali emas Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (BK Porprov) menjadi bukti futsal Samarinda saat ini mendominasi semua lini.
Pada pertandingan final yang digelar di GOR Serbaguna Gelora Kadrie Oening, Kamis (18/12) malam, tim putri berhasil membantai Kukar dengan skor 8-0. Sedangkan tim putra unggul 5-2 atas tim Bontang.
Persaingan ketat juga tersaji pada perebutan tempat ketiga. Di nomor putra, Kutai Barat (Kubar) memastikan kemenangan dramatis atas Berau dengan skor 4-3. Sedangkan di sektor putri, Kutai Timur (Kutim) mengamankan medali perunggu setelah menundukkan Kubar 4-2.
Ketua Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Kaltim, Adnan Faridhan, mengaku bangga dengan penyelenggaraan BK Porprov futsal kali ini. Ia menegaskan, capaian emas futsal Kaltim pada PON 2024 lalu telah menjadikan daerah ini sebagai salah satu barometer futsal nasional, sekaligus melahirkan banyak talenta muda potensial.
“Yang lebih membanggakan, di BK ini tidak ada satu pun pemain luar daerah. Artinya, Kaltim memiliki potensi yang luar biasa,” ujar Adnan.
Sementara itu, Wakil Sekretaris Umum II KONI Kaltim, Azhari Abubakar, turut mengapresiasi pembinaan yang dilakukan AFP Kaltim bersama asosiasi futsal kabupaten dan kota. Menurutnya, emas PON Aceh – Sumut 2024 menjadi bukti nyata kualitas pembinaan futsal Kaltim.
“Awalnya tak masuk hitungan, tapi justru mampu membalik prediksi dan meraih emas di nomor putra. Ini sangat luar biasa,” puji Azhari.
Ia berharap BK Porprov ini menjadi ajang penjaringan atlet terbaik untuk memperkuat futsal Kaltim di ajang nasional ke depan. Azhari juga meminta daerah yang belum meraih hasil maksimal untuk tidak berkecil hati.
“Yang dinilai bukan sekadar juara, tetapi skill dan potensi yang dipantau pelatih serta tim talent scouting. Mudah-mudahan semua yang tampil di BK ini bisa kembali bermain di Porprov Paser tahun depan sebagai bagian dari persiapan menuju BK PON dan PON,” tukasnya.
Editor : Muhammad Ridhuan