Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Rusdiansyah Aras Pastikan Tak Maju Lagi, Mundur dari Pencalonan Ketua KONI Kaltim Periode Berikutnya

Nasya Rahaya • Sabtu, 3 Januari 2026 | 19:14 WIB
Rusdiansyah Aras dalam Rakerprov KONI Kaltim 2026 di Aula Tower Kadrie Oening, Sabtu (3/1). (FOTO NASYA/KP)
Rusdiansyah Aras dalam Rakerprov KONI Kaltim 2026 di Aula Tower Kadrie Oening, Sabtu (3/1). (FOTO NASYA/KP)

KALTIMPOST.ID-Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim Rusdiansyah Aras menyatakan tidak akan mencalonkan diri kembali pada pemilihan Ketua KONI Kaltim periode berikutnya.

Keputusan tersebut disampaikan langsung Rusdiansyah dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Kaltim 2026 yang digelar di Aula Tower Kadrie Oening, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, pada Sabtu (3/1).

Rusdiansyah menegaskan, keputusan itu diambil setelah melalui pertimbangan mendalam, sebagai bentuk tanggung jawab moral atas capaian prestasi Kaltim di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh–Sumatra Utara 2024 yang belum memenuhi target lima besar.

“Dengan segala kerendahan hati, saya menyatakan tidak akan mencalonkan diri kembali sebagai ketua KONI Kaltim. Itu bagian dari upaya memberikan ruang penyegaran dan energi baru dalam menyongsong PON XXII 2028,” ujar Rusdiansyah di hadapan peserta rakerprov.

Ia menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat Kaltim, gubernur dan wakil gubernur, serta seluruh insan olahraga daerah atas hasil PON 2024 yang dinilainya belum sesuai harapan.

Meski demikian, Rusdiansyah menegaskan capaian prestasi olahraga Kaltim selama satu periode kepemimpinannya menunjukkan tren peningkatan.

Pada PON 2024, Kaltim meraih total 154 medali, terdiri dari 30 emas, 55 perak, dan 69 perunggu. Jumlah tersebut meningkat 54 persen dibanding PON XX/2021 Papua yang mencatatkan 100 medali.

Capaian itu juga lebih baik dibanding PON XIX/2016 Jawa Barat dengan total 138 medali.

Selain itu, Kaltim berhasil menembus lima besar pada PON Bela Diri 2025 di Kudus serta menempati peringkat ketiga pada ajang Sukan Borneo.

Atlet Kaltim juga berkontribusi bagi Indonesia di SEA Games Thailand dengan sumbangan tiga emas, delapan perak, dan 10 perunggu.

Pria yang akrab disapa Rusdi itu menekankan bahwa tahun 2026 menjadi fase krusial bagi olahraga Kaltim.

Selain persiapan menuju babak kualifikasi PON 2028, Kaltim juga akan menggelar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII 2026 di Paser sebagai ajang penjaringan atlet potensial.

Ia menyebut KONI Kaltim telah menyusun roadmap dan program kerja menuju target tiga besar PON XXII 2028, termasuk proyeksi kebutuhan anggaran pembinaan sejumlah cabang olahraga unggulan berbasis data dan analisis.

Dia menegaskan komitmennya untuk memastikan proses pergantian kepemimpinan di KONI Kaltim berjalan mulus.

“Saya ingin transisi ini berjalan secara soft landing, tanpa guncangan dan tanpa turbulensi. Kepentingan atlet dan prestasi Kaltim harus berada di atas kepentingan pribadi maupun kelompok,” pungkasnya. (rd)

 

NASYA RAHAYA

Editor : Romdani.
#KONI kaltim #Porprov Kaltim 2026 #Gubernur Kaltim Rudy Mas ud #PON 2024 Aceh dan Sumatera Utara #Kutai Barat #Rusdiansyah Aras