BALIKPAPAN – Pengprov Hapkido Indonesia (HI) Kaltim memastikan komitmennya dalam tertib administrasi dan pembinaan atlet, bakal terealisasi. Hal itu dibuktikan dengan melaksanakan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) di Balikpapan, beberapa waktu lalu.
Kegiatan yang berlangsung satu hari ini, diikuti sevanyak 50 peserta. Yang tak hanya berasal dari Balikpapan, tetapi sebagian ada juga yang dari Samarinda.
Sekretaris Pengprov HI Kaltim Juli Prastomo menjelaskan, agenda UKT ini bukan sekadar rutinitas, melainkan syarat mutlak bagi para atlet.
“Khususnya, dalam memenuhi kualifikasi tingkatan sabuk, guna mengikuti kompetisi di jenjang yang lebih tinggi, baik skala nasional mau pun internasional. Termasuk, persiapan menghadapi Porprov Kaltim tahun ini,” ujarnya.
Bertindak sebagai penguji utama, Juli menekankan bahwa kedisiplinan jadwal ujian merupakan kunci utama bagi atlet. Yakni dalam menjaga kualitas teknis dan legalitas administrasi atlet di bawah naungan Hapkido Indonesia.
Lebih lanjut, ia berkata bahwa kegiatan ini telah dilaksanakan di beberapa daerah di Kaltim. Sementara di Kutai Kartanegara, akan dilaksanakan pada Februari mendatang.
Di sisi lain, Juli berkata bulan Februari 2026 bahkan diprediksi akan menjadi bulan tersibuk bagi Hapkido Kaltim. Mengingat masa bakti kepengurusan yang akan segera berakhir, Pengprov menjadwalkan musyawarah provinsi (Musprov) untuk memilih nakhoda baru serta merumuskan visi strategis organisasi.
Di saat yang bersamaan, sambungnya, gairah kompetisi akan dipacu melalui gelaran Hapkido Open Turnamen Piala Rektor IKIP PGRI Kaltim 2026.
“Kejuaraan ini selain untuk pembinaan, juga menjadi ajang pemanasan (try out) bagi atlet di seluruh daerah sebelum mereka berlaga di PorprovPaser nanti,” tuntas pria yang juga Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Hapkido Kota Balikpapan tersebut.
Editor : Muhammad Ridhuan