KALTIMPOST.ID-Gelaran BSI Kaltim Post Hebat Runstoppable 2026 di menarik semua perhatian, Minggu (25/1).
Karenanya, euforianya pun masih meninggalkan kesan bermakna, termasuk bagi Ketua KONI Kaltim Rusdiansyah Aras.
Hadir secara langsung di venue event yakni Grand City Balikpapan, Rusdi, sapaannya, menilai sejak awal, dirinya sudah terpana dengan event tersebut.
Hal itu dikarenakan antusiasme luar biasa dari 2.000 lebih peserta yang memadati lintasan.
Tak hanya itu, ia mengaku perhatiannya teralihkan pada satu hal yang membuatnya kagum. Membuatnya berpikir, event ini ternyata bukan sekadar fun run 5 kilometer biasa.
Dalam kacamata olahraga prestasi, Rusdi mengatakan perlu melihat data sebagai pembanding. Untuk kategori putri (5.000 meter), pelari amatir cepat biasanya mencatatkan waktu di kisaran 20–25 menit, sementara rata-rata pelari umum berada di angka 30–40 menit.
“Tetapi di lintasan ini, kita menyaksikan sesuatu yang luar biasa. Seorang peserta usia remaja atas nama Felicia Ester Abigail Kilapong berhasil menyentuh garis finis dengan catatan waktu fantastis 23 menit,” katanya.
Dia menjelaskan, biasanya kategori elite atau profesional berada di bawah 15-16 menit (rekor dunia jalan raya saat ini dipegang Beatrice Chebet dengan 13:54).
“Bagi saya sebagai ketua KONI Kaltim, angka ini adalah sinyal kuat bahwa bibit unggul atlet lari jarak jauh Kaltim ada di sekitar kita, menunggu untuk dipoles lebih dalam,” tambahnya.
Ia menyebut, hadirnya jajaran pimpinan seperti Direktur Kaltim Post Erwin Dede Nugroho, Wakil Direktur Supriyono, Retail Financing Business Deputy BSI RO IX Kalimantan Ikhsan Amin Baso dan jajaran manajemen BSI Area Balikpapan menunjukkan komitmen kuat korporasi dalam membangun budaya sehat sekaligus menjaring potensi atlet.
“BSI Kaltim Post Hebat bukan sekadar slogan. Event ini terbukti menjadi panggung nyata lahirnya prestasi yang melampaui ekspektasi,” tambahnya.
Temuan talenta remaja dengan catatan waktu yang menurutnya berbahaya ini, menjadi angin segar bagi KONI Kaltim.
Dengan performa sekelas itu di usia muda, atlet tersebut adalah aset berharga untuk kategori jarak jauh.
Rusdi menekankan, ini adalah langkah awal yang manis untuk mulai memetakan kekuatan kita menuju PON XXII/2028 Nusa Tenggara.
Dia berharap, sinergi antara media seperti Kaltim Post dan perbankan seperti BSI terus berlanjut.
Bukan hanya untuk menyehatkan masyarakat, sambungnya, tapi untuk menemukan “intan terpendam” yang akan mengharumkan nama Benua Etam di kancah nasional.
“Terima kasih Kaltim Post, terima kasih BSI. Kalian telah membuktikan bahwa Runstoppable benar-benar tak terhentikan dalam mencetak prestasi,” pungkasnya. (rd)
OKTAVIA MEGARIA
Editor : Romdani.