BALIKPAPAN – Mutasi atlet kerap mewarnai persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim. Meski begitu, perpindahan atlet ini tentu saja jadi pertimbangan besar bagi daerah asal.
Terkait ini, KONI Balikpapan melalui Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) menaruh perhatian khusus. Di mana berbicara mutasi, diperlukan alasan jelas dari sang atlet.
“Kalau menurut kami alasan mutasi itu tidak sesuai dalam aturan mutasi yang dikeluarkan oleh KONI Kaltim, tentunya kami akan berupaya tidak melepas dengan mudahnya atlet tersebut,” jelas Kabid Binpres KONI Balikpapan Oktavianus Batara.
Dia menjelaskan, ada beberapa aturan mutasi yang harus dilakukan secara benar. Pasalnya berkaca dari beberapa kejadian, seperti perpindahan karena alasan bekerja, namun tidak sesuai dengan faktanya. Di mana secara realitasnya, atlet bersangkutan bahkan tidak bekerja di daerah tersebut.
“Nah jadi artinya apa, tentu kami akan melakukan pengetatan terhadap alasan mutasi yang dilakukan oleh atlet Balikpapan. Jadi tidak semudah itu kami menyetujui perpindahan mereka,” tegasnya.
Di samping itu, Okta mengakui sudah ada beberapa atlet yang menyerahkan permohonan untuk mutasi, bahkan ada pula yang sudah melakukan mutasi. Dari sekian banyak atlet itu, banyak yang menjadi potensi medali kita.
Tentu saja, lanjutnya, ada kerugian bila mereka berpindah. Akan tetapi, m sejauh ini pihaknya bersama dengan Bidang Organisasi masih berprinsip kepada aturan mutasi tersebut.
“Jadi sekali lagi, KONI Balikpapan tidak akan dengan mudahnya untuk melepaskan atlet-atletnya,” tandas Okta. (*)
Editor : Sukri Sikki