KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kaltim menggelar musyawarah provinsi (musprov). Kegiatan terlaksana di ruang rapat sekretariat KONI Kaltim, Jalan Kusuma Bangsa, Samarinda, Jumat, 13 Februari 2026, malam.
Agenda utama kegiatan tersebut yakni mencari sosok ketua baru. Pasalnya, ketua sebelumnya, Ismail Bolong, menyatakan untuk tidak maju lagi pada periode berikutnya. Dirinya pun tidak hadir dalam musprov tersebut.
“Maafkan atas ketidakhadiran saya karena kondisi kesehatan saya yang sedang terganggu,” ucap Ismail Bolong dalam sambutannya yang disampaikan oleh wakil ketua Musrifin Umar.
Melalui sambutan yang diwakili tersebut, Ismail berterima kasih atas dukungan semua pihak sehingga tinju Kaltim masih terus berprestasi di kancah nasional. Terbaru, yakni ketika membawa pulang sebuah medali perunggu dari perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumatra Utara.
“Mohon maaf apabila selama kepengurusan kami, ada hal yang belum tercapai, program yang tak sempat terlaksana. Semoga pada kepengurusan berikutnya, Pengprov Pertina Kaltim bisa lebih baik lagi,” tuntas dia.
Apresiasi juga disampaikan oleh Ketua KONI Kaltim Rusdiansyah Aras. Termasuk capaian di PON 2024. Meski begitu, sebagai cabor bela diri yang selama ini menjadi poros kekuatan kontingen Bumi Etam, Rusdi yakin tinju Kaltim bisa kembali berjaya, seperti beberapa dekade silam.
“Pada PON XIII/1993, tinju Kaltim pernah meraih medali emas. Begitu juga di PON XVIII/2012 Riau. Semoga dengan kepengurusan yang baru periode berikutnya, emas bisa diraih di PON XXII/2028 Nusa Tenggara,” urai dia.
Mengenai keputusan Ismail Bolong yang tidak lagi maju untuk periode berikutnya, Rusdi sangat memaklumi. Menurutnya itu adalah keputusan pribadi yang harus dihormati. “Tentu kita berharap penerusnya bisa menjalankan dan membangun prestasi tinju Kaltim lebih baik lagi,” tegas dia.
Untuk diketahui, Musprov Pertina Kaltim diikuti seluruh pengurus cabang dari 10 kabupaten/kota di Kaltim.
Editor : Rendy Fauzan