KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Kartanegara FC harus puas finis sebagai runner-up Liga 4 Kaltim 2026. Meski gagal melaju ke putaran nasional, capaian tersebut tetap mendapat apresiasi.
Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kukar, Thauhid Afrilian Noor, menyampaikan kebanggaannya terhadap performa tim. Menurutnya, hasil di Liga 4 Kaltim menjadi bagian penting dari proses pembentukan skuad menuju Porprov Kaltim VIII/2026 yang akan digelar di Paser akhir tahun ini.
Sepanjang musim ini, Kartanegara FC memang tidak memanfaatkan kuota pemain senior. Tim besutan Baso Nyongko tersebut sepenuhnya diperkuat talenta lokal dengan rata-rata usia 17 hingga 20 tahun.
Baca Juga: 20 Link Poster Imlek 2026 Gratis Download, Siap Pakai dengan Desain Menarik dan Estetik
“Runner-up itu sudah bagus jika melihat skuad yang kita kirimkan. Kami tidak menggunakan kuota pemain senior seperti tim lain. Kami menjadikan Liga 4 ini sebagai bagian dari persiapan ke Porprov,” ujar Thauhid.
Meski demikian, evaluasi tetap menjadi perhatian Askab PSSI Kukar. Dari delapan pertandingan yang dijalani, tim pelatih disebut sudah mengantongi sejumlah catatan untuk pembenahan.
Thauhid menegaskan, waktu persiapan menuju Porprov masih cukup panjang. Karena itu, peluang melakukan perombakan tim tetap terbuka demi mendapatkan komposisi terbaik.
Baca Juga: Balikpapan FC Juara Liga 4 Kaltim 2026, Sapu Bersih dan Lolos ke Nasional
“Kita tetap evaluasi. Karena Porprov masih lama, masih ada kesempatan bongkar pasang tim ini. Pemain harus benar-benar siap secara fisik dan teknik. Jika kurang memenuhi syarat, bukan tidak mungkin akan dilakukan pencoretan,” pungkasnya. (*)
Editor : Ery Supriyadi