Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Sambut Porprov Kaltim 2026, Taekwondo Kutai Barat Dorong Penambahan Jam Terbang Atlet

Sunardi Kaltim Post • Rabu, 27 Mei 2026 | 19:24 WIB
Jajaran atlet Taekwondo Kutai Barat saat latihan.
Jajaran atlet Taekwondo Kutai Barat saat latihan.

SENDAWAR – Pengurus dan tim pelatih Taekwondo Kutai Barat (Kubar) mulai mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026 di Kabupaten Paser. Salah satu fokus utama yang didorong adalah penambahan jam terbang atlet melalui try out dan keikutsertaan dalam berbagai kejuaraan.

Pelatih Taekwondo Kutai Barat, Stivan M Picasouw, mengatakan minimnya event taekwondo di tingkat lokal menjadi tantangan serius dalam pembinaan atlet. Padahal, sebagai cabang olahraga kontak fisik, pengalaman bertanding sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kemampuan teknik dan mental atlet.

“Setelah tahun 2008, kita sangat jarang mengadakan event di daerah. Ini tentu menjadi bahan evaluasi penting bagi KONI Kutai Barat,” ujar Stivan, Rabu (27/5/2026).

Baca Juga: Sutarno Wijaya Nahkodai Selam Kaltim, Targetkan Emas PON

Menurutnya, Kutai Barat sebenarnya pernah memiliki prestasi membanggakan saat sukses menggelar turnamen taekwondo berskala besar pada 2008 dan keluar sebagai juara umum. Namun setelah itu, intensitas kompetisi taekwondo di daerah mulai menurun.

Kondisi tersebut berdampak pada minimnya pengalaman bertanding para atlet. Tim pelatih pun kesulitan mengukur perkembangan teknik maupun mental tanding atlet karena jarang menghadapi lawan dari luar daerah.

“Taekwondo merupakan olahraga yang mutlak membutuhkan uji tanding. Semakin sering atlet naik ke matras kompetisi, maka kemampuan adaptasi taktik dan mental mereka juga semakin terasah,” jelasnya.

Stivan menambahkan, di luar Kalimantan Timur, iklim kompetisi taekwondo jauh lebih hidup karena hampir setiap bulan terdapat event resmi maupun nonresmi yang bisa diikuti atlet.

“Kalau di luar Kaltim, event hampir setiap bulan ada. Tinggal memilih sesuai kebutuhan tim. Saat ini fokus utama kami memang menambah jam terbang atlet,” katanya.

Ia menegaskan, keikutsertaan dalam berbagai turnamen bukan semata mengejar medali, melainkan sebagai sarana evaluasi kemampuan atlet sebelum tampil di Porprov Kaltim 2026.

Karena itu, pihaknya berharap adanya dukungan penuh dari KONI dan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, baik dari sisi anggaran maupun fasilitas, agar atlet dapat rutin mengikuti kejuaraan di luar daerah.

Menanggapi hal tersebut, Ketua KONI Kutai Barat, Alsiyus, memastikan pihaknya siap mendukung kebutuhan atlet dan program latihan yang telah disusun tim pelatih.

“KONI akan memberikan dukungan, baik dari segi sarana prasarana maupun fasilitas penunjang lainnya. Ini untuk memastikan seluruh program latihan dapat berjalan maksimal tanpa kendala teknis,” tegas Alsiyus.

Editor : Muhammad Ridhuan
#Taekwondo Kutai Barat #Porprov Paser 2026 #Porprov Kaltim 2026 #KONI Kutai Barat