Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Sabet Penghargaan Nasional, IESPA Kaltim Dinobatkan sebagai Provinsi Paling Aktif 2026

Oktavia Megaria • Rabu, 10 Juni 2026 | 14:21 WIB
BANGGA: Ketua IESPA Kaltim Yudistiro Mangkubuono (kiri) saat menerima penghargaan dari Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya.
BANGGA: Ketua IESPA Kaltim Yudistiro Mangkubuono (kiri) saat menerima penghargaan dari Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Indonesian Esports Association (IESPA) Kaltim sukses mendapatkan pengakuan Musyawarah Nasional (Munas) IESPA 2026 di Jakarta, Sabtu (6/6) lalu. 

Hal itu dibuktikan dengan penghargaan sebagai salah satu IESPA Provinsi Paling Aktif yang diberikan secara langsung oleh Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya.

Dalam kategori IESPA Provinsi Paling Aktif, Kaltim berada dalam daftar penerima penghargaan bersama Jawa Tengah dan Kalimantan Barat. Kategori ini menjadi bentuk apresiasi kepada pengurus provinsi yang dinilai aktif menggerakkan komunitas, membuka ruang kegiatan, serta menjaga denyut ekosistem esports di daerah masing-masing.

Baca Juga: Resmi Jadi Anggota KONI Kaltim, IBCA MMA Siap Cetak Atlet dan Kekuatan Baru di Kaltim

Atas raihan itu, Ketua IESPA Kaltim Yudistiro Mangkubuono menyampaikan rasa bangganya. Terlebih, capaian tersebut merupakan kerja keras dari banyak pihak, bukan hanya dari pengurus provinsi semata.

“Penghargaan ini kami terima sebagai hasil kolaborasi bersama seluruh komunitas, atlet, caster, event organizer, media, kreator konten, pengurus daerah, dan semua pihak yang selama ini ikut menggerakkan esports di Kaltim. Ini menjadi pengingat bahwa daerah juga bisa punya peran besar dalam peta esports nasional,” jelasnya.

Menurutnya, penghargaan ini harus menjadi pemantik motivasi agar esports Benua Etam tidak berhenti sebagai kegiatan kompetitif saja. Akan tetapi, IESPA Kaltim harus terus memperkuat pembinaan, memperluas kolaborasi, dan membuka lebih banyak ruang bagi generasi muda untuk mengenal esports sebagai ekosistem yang lebih luas.

Baca Juga: Sempat Dipersoalkan, Keterwakilan SIWO PWI di KONI Kaltim Kini Jelas

Dia menekankan, pihaknya ingin esports di Kaltim berkembang lebih sehat, lebih aktif, dan lebih berdampak.

“Bukan hanya soal turnamen, tetapi juga soal edukasi, kreativitas, ekonomi, dan kesempatan bagi anak muda untuk menemukan jalannya di industri digital,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, turut hadir pula Ibnu Sulistyo Riza Pradipto yang baru saja resmi menjabat kembali IESPA pusat periode 2026-2031. Setelah resmi dilantik oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, ia berkata pihaknya akan langsung bergerak menyusun kepengurusan baru.

Dia menegaskan bahwa IESPA tidak bisa lagi hanya dilihat dari sisi atlet atau pro player saja. Di mana, esports hari ini sudah tumbuh menjadi ruang yang melibatkan banyak pelaku, mulai dari pemain, komunitas, caster, event organizer, media, sponsor, publisher game, hingga profesi baru yang lahir dari industri digital.

Dengan arah tersebut, ia berharap posisi pengurus daerah menjadi semakin penting.

“Provinsi seperti Kaltim tidak hanya menjadi perpanjangan organisasi pusat, tetapi juga menjadi titik hidupnya ekosistem esports di lapangan. Dari daerah, komunitas terbentuk. Dari daerah, talenta baru bisa ditemukan, dan dari daerah pula, industri esports bisa tumbuh lebih merata,” pungkasnya. (*)

Editor : Duito Susanto
#IESPA Kaltim #penghargaan nasional #musyawarah nasional #ekosistem esports #menteri ekonomi kreatif