Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

FHI Balikpapan Genjot TC Mandiri, Tunggu Tes Fisik KONI Jelang Porprov Kaltim 2026

Oktavia Megaria • Rabu, 24 Juni 2026 | 19:33 WIB
MENANTI: Federasi Hoki Indonesia (FHI) Balikpapan masih menunggu jadwal resmi tes fisik dan training center dari KONI Balikpapan sebagai bagian persiapan menuju Porprov Kaltim VIII 2026. (OKTAVIA MEGARIA/KP)
MENANTI: Federasi Hoki Indonesia (FHI) Balikpapan masih menunggu jadwal resmi tes fisik dan training center dari KONI Balikpapan sebagai bagian persiapan menuju Porprov Kaltim VIII 2026. (OKTAVIA MEGARIA/KP)

BALIKPAPAN – Federasi Hoki Indonesia (FHI) Balikpapan terus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur VIII Tahun 2026 di Kabupaten Paser. Meski saat ini tengah fokus menyukseskan penyelenggaraan Andara Cup III, pengurus tetap menggenjot program pembinaan atlet melalui training center (TC) mandiri.

Hingga saat ini, FHI Balikpapan masih menantikan jadwal resmi dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Balikpapan terkait pelaksanaan tes fisik dan pemusatan latihan resmi menjelang pesta olahraga tingkat provinsi tersebut.

Wakil Ketua Pengcab FHI Balikpapan, Yanto Septia Hadi, mengatakan tes fisik menjadi salah satu tahapan penting untuk mengukur kesiapan atlet sebelum memasuki agenda try out maupun kompetisi resmi.

“Kami sangat mengharapkan support dari pemerintah kota dan KONI selaku rumah bagi cabang olahraga untuk membuat prestasi olahraga di Balikpapan lebih baik lagi,” ujarnya.

Baca Juga: Andara Cup III 2026 Siap Digelar di Balikpapan, Diikuti Tim Hoki dari Malaysia dan Makassar

Menurut Yanto, dari sisi kualitas pemain, tim hoki Balikpapan memiliki modal yang cukup kuat untuk bersaing di Porprov mendatang. Ia optimistis skuad yang dimiliki mampu menembus zona medali dan bersaing dengan daerah-daerah unggulan lainnya.

Ia menilai kekuatan Balikpapan saat ini tidak jauh berbeda dengan sejumlah pesaing utama seperti Samarinda dan Kutai Kartanegara yang selama ini menjadi kekuatan besar hoki di Kalimantan Timur.

“Hanya saja, kami mempertimbangkan juga faktor penunjang atlet agar lebih kuat baik fisik maupun mental untuk menghadapi Porprov tahun ini,” katanya.

Karena itu, dukungan pemerintah daerah dan KONI dinilai sangat penting untuk menunjang peningkatan performa atlet, baik dari aspek kebugaran, mental bertanding, maupun program pembinaan berkelanjutan.

Sebelumnya, KONI Balikpapan telah menggelar rapat koordinasi bersama pengurus cabang olahraga untuk membahas tahapan persiapan menuju Porprov Kaltim VIII di Kabupaten Paser. Salah satu agenda yang dibahas adalah kesiapan atlet, pelaksanaan tes fisik, hingga program pemusatan latihan yang akan menjadi bagian penting dalam pembinaan menuju ajang olahraga terbesar di Kalimantan Timur tersebut.

Dengan waktu persiapan yang semakin terbatas, FHI Balikpapan berharap seluruh tahapan pembinaan dapat segera berjalan agar target meraih prestasi maksimal pada Porprov 2026 dapat tercapai.

– Federasi Hoki Indonesia (FHI) Balikpapan terus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur VIII Tahun 2026 di Kabupaten Paser. Meski saat ini tengah fokus menyukseskan penyelenggaraan Andara Cup III, pengurus tetap menggenjot program pembinaan atlet melalui training center (TC) mandiri.

Hingga saat ini, FHI Balikpapan masih menantikan jadwal resmi dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Balikpapan terkait pelaksanaan tes fisik dan pemusatan latihan resmi menjelang pesta olahraga tingkat provinsi tersebut.

Wakil Ketua Pengcab FHI Balikpapan, Yanto Septia Hadi, mengatakan tes fisik menjadi salah satu tahapan penting untuk mengukur kesiapan atlet sebelum memasuki agenda try out maupun kompetisi resmi.

“Kami sangat mengharapkan support dari pemerintah kota dan KONI selaku rumah bagi cabang olahraga untuk membuat prestasi olahraga di Balikpapan lebih baik lagi,” ujarnya.

Menurut Yanto, dari sisi kualitas pemain, tim hoki Balikpapan memiliki modal yang cukup kuat untuk bersaing di Porprov mendatang. Ia optimistis skuad yang dimiliki mampu menembus zona medali dan bersaing dengan daerah-daerah unggulan lainnya.

Ia menilai kekuatan Balikpapan saat ini tidak jauh berbeda dengan sejumlah pesaing utama seperti Samarinda dan Kutai Kartanegara yang selama ini menjadi kekuatan besar hoki di Kalimantan Timur.

“Hanya saja, kami mempertimbangkan juga faktor penunjang atlet agar lebih kuat baik fisik maupun mental untuk menghadapi Porprov tahun ini,” katanya.

Karena itu, dukungan pemerintah daerah dan KONI dinilai sangat penting untuk menunjang peningkatan performa atlet, baik dari aspek kebugaran, mental bertanding, maupun program pembinaan berkelanjutan.

Sebelumnya, KONI Balikpapan telah menggelar rapat koordinasi bersama pengurus cabang olahraga untuk membahas tahapan persiapan menuju Porprov Kaltim VIII di Kabupaten Paser. Salah satu agenda yang dibahas adalah kesiapan atlet, pelaksanaan tes fisik, hingga program pemusatan latihan yang akan menjadi bagian penting dalam pembinaan menuju ajang olahraga terbesar di Kalimantan Timur tersebut.

Dengan waktu persiapan yang semakin terbatas, FHI Balikpapan berharap seluruh tahapan pembinaan dapat segera berjalan agar target meraih prestasi maksimal pada Porprov 2026 dapat tercapai.

Editor : Muhammad Ridhuan
#FHI Balikpapan #TC Hoki Balikpapan #Hoki Kalimantan Timur #KONI Balikpapan #Porprov Kaltim 2026