BALIKPAPAN – Pemerintah Kabupaten Paser terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembinaan olahraga disabilitas. Berbagai bentuk dukungan, mulai dari pemberian bonus prestasi hingga alokasi anggaran pembinaan, terus diberikan untuk meningkatkan prestasi atlet National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Paser.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Paser, Kurniawan, mengatakan perhatian terhadap atlet disabilitas mulai diperkuat sejak dirinya menjabat. Sebelumnya, hingga sebelum 2024, atlet NPCI Paser belum pernah menerima bonus atas prestasi yang diraih.
Kondisi tersebut kemudian menjadi perhatian pemerintah daerah. Pada perubahan APBD 2024, Pemkab Paser mengalokasikan anggaran sekitar Rp1,1 miliar untuk pemberian bonus kepada atlet paralimpik berprestasi.
"Pada perubahan anggaran 2024, usulan bonus atlet paralimpik langsung kami ajukan dan berhasil direalisasikan," ujarnya.
Baca Juga: Paser Siap Jadi Tuan Rumah Peparprov Kaltim 2026, Digelar Akhir November
Dukungan tersebut berlanjut pada 2025 melalui penyaluran hibah sebesar Rp600 juta kepada NPCI Kabupaten Paser. Anggaran tersebut dimanfaatkan untuk mendukung pembinaan atlet agar mampu meningkatkan prestasi di berbagai ajang olahraga.
Memasuki 2026, pemerintah daerah sebenarnya telah menyiapkan kembali skema hibah. Namun, adanya perubahan kebijakan terkait mekanisme penyaluran hibah membuat anggaran tersebut dialihkan menjadi program kegiatan yang dikelola langsung oleh Disporapar Paser.
Langkah itu dilakukan agar proses pembinaan atlet tetap berjalan optimal tanpa terkendala perubahan regulasi.
Selain pembinaan, Pemkab Paser juga menyiapkan bonus bagi atlet berprestasi yang akan dianggarkan melalui perubahan APBD 2026.
"Bonus tersebut akan diberikan kepada atlet bola basket, bola tangan, renang, serta cabang olahraga lainnya yang berhasil mengharumkan nama daerah," tutup Kurniawan.
Editor : Muhammad Ridhuan