Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

LPM Sebaru Cup 2026 Resmi Digelar, Wadah Pembinaan Sepak Bola Usia Dini di Kaltim

Supriyono Lupus • Sabtu, 4 Juli 2026 | 11:26 WIB
Tendangan kehormatan sebagai tanda pembuka turnamen dilakukan Camat Balikpapan Selatan Muhammad Hakim didampingi Ketua LPM Sepinggan Baru Wahyullah Bandung dan para undangan. (LUPUS/KP)

 
Tendangan kehormatan sebagai tanda pembuka turnamen dilakukan Camat Balikpapan Selatan Muhammad Hakim didampingi Ketua LPM Sepinggan Baru Wahyullah Bandung dan para undangan. (LUPUS/KP)  

  

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – LPM Sebaru Cup 2026 resmi dihelat sebagai turnamen sepak bola usia dini yang diikuti oleh 30 tim dari berbagai daerah di Kalimantan Timur. Kompetisi yang mengusung tema Mencetak generasi juara, dari lapangan kita bina, dari sepakbola kita berprestasi ini berlangsung mulai Jumat hingga Minggu (3-5 Juli 2026) di Lapangan Sepak Bola Sepinggan Baru (Sebaru International Stadium).

Turnamen ini diikuti oleh dua kategori usia, yaitu 15 tim untuk kelompok usia 12 tahun dan 15 tim untuk kelompok usia 10 tahun. Peserta datang dari berbagai daerah di Kaltim, yakni Balikpapan, Samarinda, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, dan Penajam Paser Utara.

Baca Juga: Kartun The Simpsons Sudah Prediksi Final Piala Dunia 2026 Sejak 1997? Ini Penjelasannya

Ketua Panitia Gunawan menyampaikan bahwa hadiah jutaan rupiah telah disiapkan bagi juara 1 hingga juara 4, serta gelar pemain terbaik dan trofi bagi para pemenang. "Kami ingin memberikan apresiasi terbaik bagi para peserta yang telah berjuang di lapangan," ujar Gunawan.

Ketua LPM Sepinggan Baru (Sebaru), Wahyullah Bandung menegaskan turnamen ini merupakan langkah awal dalam pembinaan sepak bola usia dini yang melibatkan masyarakat.

"Tentu ini adalah langkah kecil yang kami lakukan untuk bersama-sama masyarakat melakukan pembinaan sepak bola usia dini," ungkapnya.

Wahyullah mengakui ada banyak tantangan yang dihadapi, terutama kesiapan tim dari sekolah sepak bola serta jadwal kegiatan non-olahraga yang juga harus diikuti oleh anak-anak.

Ia berharap kegiatan serupa tidak berhenti di sini dan dapat terus berlanjut. "Harapannya mudah-mudahan tidak berhenti di sini saja, kegiatan seperti ini adalah wadah untuk berkompetisi. Harapannya akan muncul kegiatan-kegiatan lain yang serupa dan sekolah sepak bola yang ada di Balikpapan semakin banyak dan semakin berkualitas," tambahnya.

Wahyullah juga menekankan bahwa sepak bola atau olahraga harus selalu memiliki sisi entertainment agar dapat diterima oleh semua kalangan masyarakat.

Baca Juga: Nyaris Jadi Korban Tim Kejutan, Argentina Beruntung Kalahkan Cabo Verde 3-2 Lewat Perpanjangan Waktu

Dalam kesempatan tersebut, Ia mengatakan pentingnya penerapan sport science dan pola hidup sehat bagi para pemain muda. Setiap pemain diingatkan untuk menjaga stamina, pola makan, dan pola hidup sehat ala pemain bola profesional.

Para peserta didorong untuk mengikuti program akademi yang ada secara mandiri sebagai langkah pengembangan karier sepak bola.

Turnamen sebagai langkah awal dalam pembinaan sepak bola usia dini yang melibatkan masyarakat, pemerintah dan stakeholder lainnya.
Turnamen sebagai langkah awal dalam pembinaan sepak bola usia dini yang melibatkan masyarakat, pemerintah dan stakeholder lainnya.

 

Camat Balikpapan Selatan, Muhammad Hakim, mengapresiasi kegiatan ini dan memberikan motivasi kepada seluruh peserta. “Inilah yang mendapat motivasi, pengalaman yang mungkin tidak didapatkan oleh yang lain," ujarnya.

Hakim juga meminta dukungan kepada seluruh panitia dan orang tua untuk menjaga suasana tetap kondusif dan menjaga kebersihan selama turnamen berlangsung.

Baca Juga: SPMB 2026 SMK Negeri 3 Balikpapan: Kuota Jalur Reguler Bertambah dari Sisa Jalur Afirmasi dan Prestasi

Ia juga mendorong LPM-LPM kelurahan lain di Kecamatan Balikpapan Selatan untuk terus berinovasi dan memberdayakan masyarakat sesuai dengan fungsi dan tugas lembaga pemberdayaan masyarakat.

"Luar biasa, Alhamdulillah ini kegiatan sangat positif, karena itulah memang fungsi dan tugas dari lembaga pemberdayaan masyarakat," pungkasnya. (*)

Editor : Sukri Sikki
#muhammad hakim #turnamen #lpm #Wahyullah Bandung #sepak bola