KALTIMPOST,ID, TANAH GROGOT - Pengurus Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Paser mulai bergerak menyusun kerangka tim sepak bola berkualitas. Langkah ini diambil demi memenuhi target raihan medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim ke-8 yang akan digelar pada November 2026 mendatang.
Status sebagai tuan rumah membuat Paser bertekad mengamankan gelar juara demi menjaga marwah Bumi Daya Taka (Paser). Target besar ini juga selaras dengan harapan Bupati Paser, Fahmi Fadli, yang ingin melihat tim sepak bola lokal naik ke podium tertinggi dalam ajang multievent empat tahunan tersebut.
Baca Juga: Atlet Karate Cilik Asal Paser Borong Empat Medali di Kejuaraan Shukaido Borneo 2
Ketua Umum PSSI Paser, Abdurahman KA mengungkapkan bahwa pihaknya terus berupaya menyaring talenta terbaik untuk membentuk dream team. Pemantauan awal sejatinya telah dilakukan oleh tim talent scouting saat perhelatan Popda 2025 di Penajam Paser Utara.
Namun, akibat adanya efisiensi, proses penyaringan akan dilanjutkan melalui turnamen Liga Antar Desa. "Karena ada efisiensi, nanti di turnamen antar desa akan kita ambil beberapa pemain lagi. Tetap ada seleksi, kemungkinan berjalan selama tiga hari karena sebelumnya kan sudah pernah dilakukan seleksi saat Popda," kata Abdurahman, Senin (13/7/2026).
Baca Juga: Usai Dilantik, Anderiy Syachrum Tetapkan Empat Prioritas KONI Kaltim Menuju PON 2028
Guna mendongkrak kualitas skuad, PSSI Paser juga berencana membuka keran seleksi secara terbuka bagi pesepak bola dari berbagai penjuru Kalimantan Timur (Kaltim). Kebijakan ini diambil setelah berkoordinasi dengan Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Kaltim.
Meski membuka seleksi regional, Abdurahman menegaskan komitmennya untuk hanya menggunakan atlet asli Bumi Etam dan enggan mendatangkan pemain dari luar Kaltim. Langkah ini diambil agar pembinaan jangka panjang bisa terus berjalan pasca-Porprov.
"Pemain-pemain ini kita buka seleksi juga untuk se-Kaltim. Namun, setelah Porprov selesai, kita akan tetap mengacu pada pemain lokal untuk kita bina semua ke depannya," katanya.
Pada Porprov 2026 nanti, cabang olahraga sepak bola dipastikan akan menggunakan dua arena utama, yakni Stadion Sadurengas dan Stadion Sultan Ibrahim Chaliduddin (Km 5). Kompetisi ini akan diikuti oleh 9 kabupaten/kota se-Kaltim—minus Mahakam Ulu—dengan format pertandingan setengah kompetisi yang dibagi ke dalam 2 grup. (*)
Editor : Sukri Sikki