KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Pesepakbola senior dari klub Persiba Balikpapan, Bryan Cesar menegaskan bahwa menegaskan bahwa Kota Minyak tak kekurangan potensi. Hanya, wadah untuk ke jenjang profesional memang cukup minim.
Pada hari terakhir gelaran Mini Soccer 3 on 3 Competition yang bergulir di Atrium Pentacity Shopping Venue, Sabtu (18/7) sore, dirinya hadir tamu spesial. Dalam momen itu, Bryan memberikan pelatihan dasar selama kurang lebih 30 menit kepada tim-tim yang lolos ke semifinal.
“Dalam coaching clinic saya berbagi soal teknik-teknik dasar dalam sepakbola saja. Seperti pemanasan yang benar saat latihan, passing, juga tips kalau mau jadi pemain sepakbola yang serius seperti apa,” jelasnya.
Baca Juga: Jarwasnaba Se-Kecamatan Balikpapan Utara Resmi Dikukuhkan
Dia mengatakan, sejatinya Balikpapan sejak lama sudah memiliki segudang talenta berbakat. Akan tetapi, yang konsisten untuk menjadi pemain sepakbola cenderung sedikit.
Terkait itu, dirinya menilai minimnya wadah bagi para atlet di atas usia 15 tahun boleh jadi penyebabnya. Hilangnya arah tersebut, membuat para pesepakbola muda mau tak mau melepaskan mimpinya untuk berkarier secara profesional.
“Kalau dari pandangan saya, sepakbola Balikpapan di umur 15 tahun itu stop, usia 16 tahun ke atas kayak tidak ada arahnya. Mereka bingung harus ke mana, ujung-ujungnya tidak fokus lagi main bola. Akhirnya ikut lingkungan dan kemampuannya jadi berkurang,” tuturnya.
Baca Juga: Unggul Satu Bola, Tunas Jaya Segel Gelar Juara Kejurda 2026
Meski begitu, ia berharap para potensi muda ini tidak lantas menyerah. Jika bermimpi untuk terus berlari di lapangan hijau, mesti tekun menjalani latihan.
Bahkan, katanya, mereka harus bergabung ke dalam Sekolah Sepak Bola (SSB) untuk mengasah kemampuannya.
“Semisal nanti ada turnamen, dilihat pemain bagus maka bisa dilirik sama SSB. Intinya fokus, di Balikpapan ini kurang fokus saja pemain-pemain bola, padahal mereka punya skill yang bagus banget,” tandas pesepakbola yang mengidolakan Cristiano Ronaldo ini. (*)
Editor : Sukri Sikki