KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Salah satu cabang olahraga (cabor) yang sangat berkontribusi medali di level nasional untuk Kaltim, kriket masih harap-harap cemas. Konon kabarnya, kriket masuk dalam daftar cabor yang sedang dipertimbangkan dihapus dari Porprov VIII/Kaltim 2026 di Kabupaten Paser.
Kendati belum ada kepastian, pelatih kriket Kaltim, Muhammad Haris optimistis kriket tetap dipertandingkan di Paser. Dirinya percaya, KONI Kaltim akan berupaya maksimal agar semua cabor dimainkan di multi event olahraga paling bergengsi empat tahunan di Bumi Etam tersebut.
"Karena kriket ini kan punya kontribusi di beberapa edisi PON terakhir dan di PON 2028 juga dipertandingkan. Artisnya, kriket seharusnya ada di Porprov sebagai sarana memantau perkembangan atlet di daerah yang mungkin tidak terpantau," terang Haris.
Baca Juga: Ajang Basket BSG Cup 2026 Siap Digeber di GOR BSG Bontang, 17 Tim Sekolah Siap Bertanding
Haris menuturkan, jika rasionalisasi nomor tanding menjadi satu-satunya pilihan, maka kriket siap mengurangi nomor tanding. Meski harus mencoret nomor tanding di PON sekalipun, kriket bersedia.
"Jujur, sebenarnya kriket itu hanya 10 nomor tanding. Dan 10 nomor itu juga nomor yang dimainkan di PON. Tapi jika memang kondisinya harus rasionalisasi, kita siap. Dari 10 nomor itu kemungkinan kita coret dua nomor," kata Haris.
Haris berharap agar tidak ada cabor yang dicoret di Porprov ini. Pasalnya, semua cabor sudah melaksanakan persiapan. Termasuk menggekar BK Porprov. Apalagi jika harus mencoret cabor yang punya kontribusi untuk daerah tentu akan melukai banyak pihak.
"Kita semua menyadari kondisi keuangan daerah sedang tidak baik-baik saja. Tapi mencoret cabor juga saya pikir bukan solusi terbaik, apalagi yang dicoret yang dipertandingkan di PON, dan ada juga yang tidak ada di PON tetap dimasukkan, ini kan jadi pertanyaan. Sebaiknya sebelum mengambil keputusan, PB harus berkomunikasi dengan cabor. Saya yakin masih ada jalan keluar terbaik," pungkas Haris. (*)
Editor : Duito Susanto