KALTIMPOST.ID-KONI Balikpapan kembali melakukan pertemuan dengan ketua pengurus dan pelatih seluruh cabang olahraga (cabor), Sabtu (22/8).
Agenda tersebut sebagai langkah KONI untuk mempersiapkan diri menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim VIII/2026 di Paser.
Pada pertemuan itu, sebanyak 21 cabor yang hadir di Ruang Rapat KONI Balikpapan. Sisanya, akan hadir pada pertemuan kedua dan ketiga yang akan dilaksanakan pekan depan.
Ketua KONI Balikpapan Gasali mengatakan, agenda ini menjadi penting sebab pihaknya ingin berdialog secara langsung, terkait kesiapan dan kebutuhan cabor untuk Porprov.
Baca Juga: Beras hingga Minyak Goreng Dijual Murah di Long Pahangai Mahulu Diserbu Warga, Segini Harganya
“Ya harapan kami kan sesuai misi kita di Rakerkot tempo hari bahwa kita ingin Balikpapan Juara. Bagaimana supaya nantinya, bisa mengantisipasi hal-hal di lapangan, untuk bisa mewujudkan target itu,” jelasnya.
Untuk itu, dia berkata soal kesiapan atlet tentu lebih dipahami oleh ketua cabor dan pelatih.
Makanya, pertemuan itu dimaksudkan untuk membuka wadah koordinasi dengan antara KONI dan pengurus cabor.
Di sisi lain, dia juga menegaskan bahwa sampai saat ini belum ada cabor yang dipangkas.
Termasuk isu yang beredar sebelumnya, soal pencoretan 14 cabor, yang disebutnya masih akan dibahas oleh KONI Kaltim mau pun PB Porprov Kaltim.
“Sampai saat ini info dari PB Porprov dan juga KONI Kaltim bahwa tanggal 9 September nanti penentuannya. Jadi untuk sekarang, 64 cabor yang sudah lolos BK Porprov itu akan dipertandingkan. Maka KONI Balikpapan berpatokan dengan itu,” tambahnya.
Baca Juga: Darurat Karhutla! 70 Titik Api Terpantau di Kubar, Bupati Frederick Edwin Kerahkan Lintas Sektor
Sementara itu, Gasali juga turut menanggapi polemik yang baru-baru ini beredar di media sosial. Terkait konflik yang sempat terjadi dalam internal pengurus dengan salah satu cabor.
Dia menekankan, hal itu sudah dibicarakan dan semua telah selesai dengan baik. Menurutnya, ini merupakan bagian dari dinamika organisasi.
“Tentu harapannya bagaimana ke depan kita selalu silaturahmi, membangun komunikasi yang baik supaya tidak ada salah paham,” tutupnya. (rd)
Editor : Romdani.